Pengalihan Jalur Provinsi Malah Jadi Biang Kerusakan Jalan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BARRU — Pengalihan jalur provinsi ke Desa Tompo dan Palakka justru menjadi biang kerusakan kerusakan jalan yang lumayan parah di kedua desa di wilayah Kecamatan Barru itu. Akibatnya, jalur penghubung antar kabupaten ini pun jadi terhambat.

Salah seorang Tokoh masyarakat Kecamatan Pujananting , Andi Muhammad Tamar menyatakan, sebagai ASN yang bertugas di Dinas Sosial setiap hari pergi-pulang Barru – Pujananting dengan jarak tempuh cukup jauh karena harus melewati pengalihan jalur jalan provinsi, kemudian ditambah lagi dengan kondisi jalan rusak.

Saat ini yang membuat warga dan pengguna jalan risau karena proyek ini berjalan lamban. Bahkan sekarang tidak ada lagi aktivitas pekerjaan dari pembangunan jembatan Sikapa. Bukan hanya itu, pengguna jalan yang melewati jembatan Sikapa harus menyiapkan pembayaran ketika melalui jalur tersebut.

“Semestinya pihak Kontraktor bertanggungjawab untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut, ” keluh Andi Tamar.

Bukan hanya tokoh masyarakat dan pengguna jalan yang resah. Kadis Perhubungan Barru, Andi Adnan Aziz mengaku tidak punya wewenang sehubungan dengan jalur jalan Provinsi ini, saat ditemui Selasa (17/1) di ruang kerjanya, menyatakan ikut prihatin atas kondisi jalan dan jembatan yang meresahkan warga dan pemakai jalan.

Bukan karena saya ini sebagai mantan Camat Tanete Riaja, sehingga banyak menerima keluhan dari warga Kecamatan yang kami pimpin.Tetapi lebih dari itu, sebagai orang yang saat ini berkecimpung di Dinas Perhubungan, merasa terpanggil untuk berbuat.

“Makanya atas keprihatinan ini, kami sudah berkoordinasi dengan Kadis Pekerjaan Umum Barru, Herman Jaya untuk secepatnya bertemu dengan Kadis Pekerjaan Umum Pemprov Sulsel. Kita ingin ada solusi konkret untuk mengakselerasi penyelesaian jembatan Sikapa, karena disitu masalahnya,” akunya.

Apalagi kondisi pengalihan jalur provinsi ke jalan kabupaten di Desa Tompo dan Palakka menerima masalah baru karena dibeberapa titik jalan dari kedua desa itu mengalami kerusakan,” tandas Adnan. (udi/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...