Sekolah di Rusia Diserang Bom Molotov, Enam Anak Terluka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Menggunakan bom molotov untuk membakar gedung, tiga penyerang menyerbu sebuah sekolah di kota Ulan-Ude, Siberia, jelang akhir pekan ini. Satu di antara mereka membawa kapak.

Ada sejumlah versi berbeda soal laporan serangan tersebut, namun otoritas Republik Buryatia mengatakan bahwa setidaknya ada tiga dan Komite Investigasi Rusia sedang mencari pelaku.

Ini adalah serangan sekolah kedua di Rusia dalam waktu seminggu terakhir.

Laporan awal di media lokal mengatakan seorang siswa menyerbu sekolah menengah atas dengan kapak dan menyerang seorang guru dan setidaknya tiga siswa. Dia bahkan memotong salah satu jari korban.

Sementara itu menurut otoritas Republik Buryatia, empat orang terluka, termasuk seorang penyerang. Namun pada Jumat (19/1), pejabat Kementerian Kesehatan setempat mengatakan bahwa total korban luka ada tujuh orang. Enam anak dan seorang wanita. Dia tidak menyebutkan apakah penyerang ada di antara mereka.

Siswa yang terlibat serangan diidentifikasi sebagai Anton, dia memasuki sekolah yang dipersenjatai dengan kapak dan molotov. Dia kemudian masuk ke salah satu ruang kelas, di mana kelas Bahasa dan Sastra Rusia kelas tujuh sedang berlangsung.

Penyerang membuka pintu dan melemparkan bom bensin ke dalamnya, menyalakan api dan menyebabkan panik. Guru kemudian mencoba melindungi anak-anak di kelas dan menghadapi penyerang, yang memukulnya dengan kapak sebelum menyerang murid-muridnya.

Kantor regional Kementerian Darurat mengkonfirmasi kebakaran di sekolah tersebut, namun mengatakan bahwa api tersebut segera padam.

Lebih dari 500 orang dievakuasi dari sekolah tersebut. Demikian seperti dimuat Russia Today. (fajar/rmol)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...