PAMMASE Ajak Warga Kawal Proses Coklit di KPU Wajo

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WAJO — Pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) mengajak kepada pendukung dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih Pilkada Wajo 2018.

Prosesi coklit sudah dimulai sejak 20 Januari yang dilakukan oleh Tim KPU Wajo hingga bulan depan.

Melalui Koordinator Tim Hukum PAMMASE, Azis Pangerang mengatakan, ajakan mengawasi dan memantau Tim Coklit KPU Wajo demi terciptanya proses demokrasi yang bermartabat. Sebab, Kabupaten Wajo sangat dikenal di dunia internasional sebagai kerajaan pertama peletak demokrasi pertama di dunia.

“Tahapan coklit ini harus menjadi perhatian bersama. Mari kita bersama-sama memantau dan mengawasi proses coklit hingga 18 Februari mendatang,” ucap Azis Pangerang, Minggu (21/1/2018).

Bagi PAMMASE, sambung Azis, masyarakat sangat diharapkan aktif dalam proses coklit ini. Jika terdapat permasalahan dalam proses coklit, masyarakat diminta untuk melaporkan ke petugas PPDP.

“Kami dari tim hukum tidak akan segan-segan melaporkan kepada pihak yang berwenang apabila dalam proses Pilkada Wajo terjadi pelanggaran pelanggaran dan atau ada oknum – oknum yang menyalahgunakan kewenangannya yang bertentangan dengan UU,” ucap Azis.

Dalam UU No. 10 Tahun 2016, sudah sangat jelas sanksi bagi orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum memalsukan data dan daftar pemilih. Selain pidana penjara, juga dikenakan denda hingga puluhan juta.

“Ketentuan hukum kita sangat ketat mengatur hal tersebut. Oleh karena itu, semua pihak harus menghormati proses demokrasi di Wajo tanpa ada perbuatan yang mengarah pada pelanggaran hukum,” tegas Azis.

Azis pun menyerukan kepada rival PAMMASE untuk senantiasa mengedepankan dan menjaga nilai-nilai para leluhur dalam berkontestasi.

“Ayo kita bersaing dan merebut hati sang pemilik suara dengan cara-cara yang demokratis sebagaimana yang telah diterapkan oleh para raja-raja Wajo sebelumnya. Maradeka to wajoe adennami napopuang. Pertahankan itu,” pungkas Azis. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar