Begini Kecenderungan Arah Dukungan Bupati se-Sulsel untuk Pilgub 2018

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel 2018 mendatang bukan hanya sekadar pertarungan kandidat dan tim suksesnya saja. Para bupati dan wali kota dari 24 kabapaten/kota se-Sulsel juga dipastikan akan punya andil besar untuk menentukan siapa yang kelak akan terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur.

Dengan pengaruh yang mereka miliki di wilayah yang dipimpin, bupati dan walikota jelas bisa memberi kontribusi besar pada pasangan calon yang didukungnya. Apalagi mereka sudah punya massa pemilih yang sedikit banyak akan mengikuti atau setidaknya bisa diarahkan ikut pada pilihan mereka.

Melihat latar belakang partai, pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar adalah pasangan yang dipastikan mendominasi kecenderungan arah dukungan bupati dan wali kota. Itu karena saat ini ada sembilan bupati/walikota yang menjabat ketua Golkar.

Kesembilan kepala daerah itu yakni Andi Fashar Padjalangi (Bone), Muslimin Bando (Enrekang), Iksan Iskandar (Jeneponto), Basli Ali (Selayar), Muhammad Thorig Husler (Luwu Timur), Syamsuddin A. Hamid (Pangkep), Taufan Pawe (Parepare), Andi Kaswadi Razak (Soppeng), serta Andi Burhanuddin Unru (Wajo)

Meski Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani bukan ketua Golkar, namun NH-Aziz juga boleh berharap kepala daerah cantik itu akan berjuang memenangkannya. Pasalnya, suami Indah, M Fauzi, adalah Ketua Golkar Lutra.

Selain Golkar, NH-Aziz juga “mengendalikan” empat bupati dari Partai NasDem yang juga menjadi pengusung mereka. Keempat bupati tersebut yakni Suardi Saleh (Barru), Judas Amir (Palopo), Nicodemus Biringkanae (Toraja), serta Ketua NasDem Sulsel, Rusdi Masse (Sidrap).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...