Komnas HAM Bingung Kategorikan LGBT

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Perdebatan terkait adanya perilaku seks menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) terus terjadi. Perilaku negatif ini semakin marak sehingga tentu menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

Hak menentukan pilihan hidup terutama dalam memutuskan orientasi seks, sering digunakan sebagai dalih oleh para pelaku LGBT. Negara dianggap tidak berhak membatasi hak seseorang dalam kehidupan pribadi.

Disinggung terkait hal ini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sebagai lembaga penegak hak asasi tidak bisa membenarkan maupun menyalahkan opini tersebut. Komnas HAM hanya berpendapat bahwa hal ini masih dalam ranah debat oleh para ahli hukum serta ahli kejiwaan.

“Itu yang tadi saya bilang masih dalam perdebatan tadi, bahwa ahli hukum berdebat, ahli sosiologi juga berdebat,” ungkap Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/1).

Ahmad juga mengutarakan, perilaku kehidupan masyarakat Indonesia telah diatur. Dalam undang-undang telah disebutkan bahwa setiap warga negara harus berpatokan kepada moral, namun menurut Ahmad, arti moral yang dimaksud juga masih sering diperdebatkan.

“Undang-undang kita juga sudah mengantur kita berpatokan kepada moral bangsa, tapi perdebatan lagi, apa yang dimaksud moral bangsa itu,” lanjut Ahmad.

Oleh sebab itu, sejauh ini Komnas HAM hanya berfokus pada pemerataan derajat, sehingga setiap warga negara mendapatkan hak-haknya sesuai dalam konstitusi.

Selain itu Komnas HAM juga memastikan bahwa setiap warga negara tidak mendapat diskriminasi serta terhindar dari tindak kekerasan oleh pihak manapun.

Sedangkan terkait perilaku orientasi seks menyimpang harus dibahas secara bertahap oleh seluruh jajaran pemerintah terkait guna menemukan solusi permasalahan ini.

“Paling pokok sekarang ini hindari kekerasan dulu, yang kedua bagaimana memenuhi hak-hak dasar dulu. Untuk berikutnya saya perlu ada pertemuan dari konsensus nasional kita,” pungkas Ahmad. (Fajar/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...