Ketua MPR Dikiritik Soal Penolakan LGBT, PKS Pasang Badan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pernyataan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan soal lima fraksi menolak LGBT mendapat kritikan tajam dari politisi-politisi di DPR.

Banyak yang mengklaim pernyataan Zulkifli Hasan salah dan melakukan pencitraan politik jelang Pemilu 2019. Namun, dibalik kritikan tersebut, Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid memberikan pembelaan kepada pernyataan Zulkifli Hasan.

Hidayat Nur Wahid mengatakan, Ketua Umum PAN itu sudah memberikan klarifikasi atas apa yang disampaikannya, bahwa ada lima fraksi yang menolak LGBT.

“Kan beliau sudah klarifikasi, beliau menyampaikan bahwa yang beliau maksud adalah lima fraksi yang menolak LGBT, kan beliau mengatakan begitu,” kata politisi yang biasa disapa HNW ini di Gedung DPR RI, Selasa (23/1).

Kata HNW, bagusnya awak media langsung menanyakan hal itu ke Zulkifli Hasan. Tetapi, lanjut HNW, apa yang disampaikan oleh Zulkifli Hasan memiliki hikmah yang sangat besar, dengan jawaban-jawaban dari fraksi lainnya atas kehadiran LGBT itu sendiri.

“Untuk yang lebih lanjut silahkan dimintakan kepada beliau, tetapi menurut saya hikmah dari pernyataan beliau itu, kemudian fraksi-fraksi menyampaikan sikapnya masing-masing terkait LGBT,” ujarnya.

HNW menambahkan, rekan-rekan fraksi di DPR harus melakukan pendalaman atas penolakan legalisasi pada LGBT atau hubungan seksual yang dilakukan oleh kaum LGBT terhadap anak-anak untuk dipidanakan.

“Ada hal yang sesungguhnya memerlukan pendalaman, yang disepakati teman-teman yakni penolakan legalisasi pada LGBT dan, atau hubungan seksual yang dilakukan oleh kaum LGBT terhaap anak-anak itu memang disepakati untuk dipidanakan,” jelas HNW.

Selain itu, mantan Ketua MPR RI ini menyoroti sikap fraksi terhadal hubungan sejenis antara perempuan dewasa dengan perempuan dewasa, atau lelaki dewasa dengan lelaki dewasa akan penelaan duperluas lagi.

“Tapi pertanyaannya adalah bagaiman simal fraksi terhadap hubungan sejenis antara laki-laki dewasa dengan salki-laki dewasa, perempuan dewasa dengan perempuan dewasa. Intinya, sikap PKS dan PPP jelas mengusulkan dalam RUU tentang KUHP agar diperluas maknanya juga, meliputi hubungan seksual menyimpang antara laki dewasa, perempuan dewasa bukan hanya terhadap anak-anak,” pintanya.

Mantan Walikota Depok itu menegaskan, sikap fraksi PKS tetap menolak LGBT. “Sikap kami clear terhadap masalah ini, sikap partai lain silahkan tanyakan kepada masing-masing fraksi,” tegasnya. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA

Comment

Loading...