KPU Putuskan Incumbent Lawan Kotak Kosong, Umar-Madeng Lapor ke Panwaslu Bone

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE–Bakal calon bupati dan wakil bupati Bone petahana, Andi Fashar Padjalangi-Ambo Dalle dipastikan akan melawan kotak kosong, Juni mendatang. Itu setelah kompetitornya, dr Risalul Umar-HA Mappamadeng Dewang (Umar-Madeng), gagal memenuhi syarat jumlah dukungan yang dipersyaratkan.

Melalui pleno KPU Bone, hasil verifikasi jumlah dukungan, dukungan berupa foto copy E-KTP yang disetor Umar-Madeng ternyata hanya mencapai 37.303. Padahal, yang harus dipenuhi sebanyak 40.158 dukungan. Makanya, Ketua KPUD Bone, Aksi Hamsah, mengatakan, dukungan bakal pasangan calon ini dipastikan tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap verifikasi faktual. “Jumlahnya tidak memenuhi syarat,” kata Aksi.

Tak terima dengan keputusan KPU, Umar-Madeng pun memutuskan mengadu ke Panwaslu Bone, Selasa 23 Januari 2018. Umar-Madeng melaporkan dugaan kecurangan setelah tahapan verifikasi jumlah kekurangan dukungan pasangan itu di KPU, Senin malam 22 Januari kemarin.

Didampingi tim hukum dan para pendukungnya, Umar-Madeng mengklaim jumlah dukungannya kurang dari jumlah yang disetor. Jumlah dukungan yang disetor pasangan ini sebanyak 41.903 dukungan, sedangkan setelah penghitungan suara, dukungan tersebut turun dan tidak mencapai jumlah itu.

“Ada 41.903 yang kami kumpulkan, kami berharapnya lebih karena sekian jumlah dukungan yang kami setor, tapi kenapa sampai tidak memenuhi yang seharusnya kami kumpulkan,” tegas Umar sebelum berangkat ke Panwas mengadukan dugaan kecurangan itu.

Ketua KPU Bone, Aksi Hamsah menegaskan siap melawan gugatan bakal pasangan calon Umar-Madeng. Aksi menegaskan, proses verifikasi sudah berjalan sesuai aturan dan diawasi oleh tim pasangan calon. “Kami terikat regulasi. Tidak mungkin kami loloskan kalau memang tidak memenuhi syarat. Itu lebih berat lagi pelanggarannya,” tegas Aksi. (Radar Bone)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...