Mayoritas Petahana belum Ajukan Surat Permohonan Cuti

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAREPARE—Mayoritas petahana yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah serentak Juni 2018 mendatang belum mengajukan surat permohonan cuti. Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel, Hasan Basri Ambarala mengatakan, hingga menjelang akhir Januari ini baru tiga kepala dan wakil kepala daerah yang memasukkan surat.

“Dari sembilan kepala daerah dan wakilnya yang ikut kembali maju, hanya ada tiga yang memasukkan surat permohonan cutinya yakni Bupati Bone, Jeneponto dan Wakil Wali Kota Palopo,” kata Ambarala.

Dari data yang dihimpun, sejumlah petahana yang belum memasukan permohonan cuti diantaranya, Bupati Enrekang, Muslimin Bando, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Bupati Sinjai, Sabirin Yahya, Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle, Wakil Bupati Jeneponto, Mulyadi Mustamu, Wakil Wali Kota Paolopo, Ahmad Syarifuddin dan Wakil Wali Kota Parepare, Faisal Andi Sapada.

Terpisah Terkait hal itu, Wali Kota Parepare melalui Kepala Bagian Humas dan Protokoler, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Parepare, Amarung Agung Hamka membantah jika Taufan Pawe belum mengajukan surat permohonan cuti. “Pak Taufan Pawe sudah menyerahkan surat cutinya sebelum melakukan pendaftaran di KPU Kota Parepare. Itu merupakan salah satu syaratnya,” tegas Hamka, Selasa 23 Januari, siang tadi.

Hamka mengatakan, pengajuan cuti itu berdasarkan surat nomor 800-27-BKPSDMD yang telah diajukan Taufan Pawe, perihal izin cuti di luar tanggungan negara untuk melaksanakan kampanye. Surat tersebut, telah diberikan tanda bukti dari Pemprov. “Sudah ada tanda buktinya dari Pemprov dan dimasukkan tanggal 8 Januari 2018, di Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Sulsel,” katanya.

Sebelumnya, Ketua KPU Sulsel, Iqbal Latief menuturkan, berdasar PKPU Nomor 4 Tahun 2017, Pasal 64, calon petahana dalam melaksanakan kampanye wajib mengajukan izin cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye. Masa kampanye Pilkada Serentak 2018 akan di mulai pada 15 Februari 2018. Kampanye berakhir pada 23 Juni 2018 mendatang.

“Olehnya itu, cuti kampanye akan berlaku saat dimulainya kampanye, hingga akhir tahapan kampanye. Jadi, jumlah hari cuti untuk kandidat incumbent selama 129 hari,” jelasnya. (Wahyu/Parepos)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...