Begini Makna Hari Perjuangan Rakyat Luwu bagi Relawan IYL-Cakka

Rabu, 24 Januari 2018 21:39
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID — Peringatan Hari Perjuangan Rakyat Luwu (HPRL) diperingati setiap 23 Januari. Banyak yang tak mengingatnya. Tapi itu tidak bagi Abdi Merah Putih alias AMP. Organisasi pemuda bentukan Bakal Calon Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo.Ketua Umum AMP, Ian Latanro, memberi perhatian khusus. Menurut Ian, HPRL adalah momen bersejarah yang tak boleh dilupakan. “Jangan sekali-kali kita mengabaikan sejarah. Hari Perjuangan Rakyat Luwu juga sangat menentukan bagaimana bangsa ini berdiri,” paparnya, Rabu (24/1/2018).Sejarah mencatat pada 23 Januari 1946 silam, seluruh elemen masyarakat di Tana Luwu bersatu padu mengusir penjajah Belanda dari Bumi Sawerigading. Momen inilah yang diperingati sebagai Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL).Setiap tahun puncak peringatan HPRL, digelar secara bergilir di empat kabupaten/kota di Luwu Raya. Yakni Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur. Tahun 2018 ini, HPRL ke-72 diperingati di Masamba, Kabupaten Luwu Utara.Di peringatan ke-72 ini, Ian mengimbau agar HPRL tidak hanya sekedar seremonial saja. Tapi dijadikan sebagai momentum. “Jadikan momentum untuk bangkit. Wija To Luwu (sebutan bagi orang Luwu) harus bangkit,” tegasnya.Menurut Ian, kebangkitan itu bisa diawali dengan mendorong Wija To Luwu lebih berkiprah lagi dalam pembangunan daerah. Apalagi, seluruh kabupaten/kota di Luwu Raya punya potensi SDM dan alam.”Mari satukan komitmen, bahwa Wija To Luwu juga mampu dan bisa,” kunci Ian yang juga punya darah Wija To Luwu. (rls)

Bagikan berita ini:
4
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar