Mentan: Panen Raya Turunkan Harga Gabah 700 Rupiah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GROBOGAN– Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman menghadiri panen raya bersama petani di Desa Menduran, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (23/01/18).

Disela-sela panen raya Amran mengatakan, harga gabah ditingkat petani yang sebelumnya menyentuh harga Rp 5.700/ kg, kini sudah turun sebesar 700 Rupiah memasuki pekan ketiga januari 2018.

“Ada yang menarik harga dari Rp 5.700 turun menjadi Rp 5.000/kg”, Ujarnya pada awak media.

Penurunan harga tersebut, kata Amran, disebabkan karena pasokan beras di sejumlah daerah lumbung pangan sudah kembali terisi, bahkan  pada bulan Febrari hingga Maret 2018 akan memasuki puncak musim panen raya.

Mentan mengatakan, jumlah panen diseluruh Indonesia dalam satu bulan satu minggu kedepan sebesar 2 juta hektar, hingga diperkirakan menghasilkan 5-6 juta ton.

Sementara kebutuhan pertahun di seluruh Indonesia, kata Mentan, sebesar 2,2 juta ton. Untuk menjaga stok tetap aman, pihaknya telah melakukan kesepakatan dengan Bulog guna menyerap sebesar 2,2 juta ton.

“Ini artinya ada kelebihan 2,5 juta ton, ini kita sepakat bulog menyerap 2,2 juta ton sampai bulan Juni. Kalau itu terjadi stok kita aman,” kata Amran.

Disinggung soal impor, pria kelahiran Bone Sulawesi Selatan (sulsel) ini, rupanya tidak terlalu menanggapi panjang lebar, ia berdalih, pihaknya hanya melakukan produksi.

“Domain kita produksi, Kita cerita priduksi di lapangan. Intinya, dikatakan stok minimum itu 900, berarti  butuh 100 ribu ton. Seratus ribu ton biasanya bulog menyerap empat ratus sampai 600 ribu ton. Artinya satu minggu kita bekerja stok sudah berada di atas minimum.” Paparnya.  (fat/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...