Suami Istri Jadikan Gadis Remaja Budak S*ks, Diperlakukan Tidak Manusiawi

0 Komentar

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID — Kevin Warren, 27, dan Donna Morris, 35 dipenjara setelah terbukti menjadikan seorang gadis berusia 20 tahun sebagai budak seks mereka. Menurut pengadilan, akhir pekan lalu, pasangan suami istri ini memperlakukan gadis itu lebih buruk dari binatang.

Dalam pengadilan, suami istri itu mengakui kesalahan mereka melakukan pelecehan fisik, emosional dan seksual, termasuk pemerkosaan selama 17 bulan. Mereka juga mengaku mengendalikan keuangan korban mereka, yang tidak dapat disebutkan namanya karena alasan hukum.

Kevin Warren, pelaku perbudakan seks dihukum 18 tahun. (Foto: SWNS)

Kevin Warren dan Donna Morris, dari Barwell, Leicester, mengaku bersalah atas tuntutan di bawah Undang-Undang Perbudakan Modern pada awal persidangan mereka yang diadakan pada akhir tahun lalu. Warren juga mengakui lima tuduhan pemerkosaan terhadap wanita tersebut. Kevin Warren dipenjara selama 18 tahun di Leicester Crown Court pada hari Jumat waktu setempat. Sementara sang istri Donna Morris dipenjara selama empat tahun.

Kejahatan mereka pertama terungkap sesaat setelah korban kabur dan mulai mengungkapkan kehidupan yang harus dipikulnya. Berbicara setelah vonis tersebut, korban berkata, “Mereka mengambil kendali penuh atas semua keuangan saya, membuat saya rentan dan bergantung pada mereka dalam semua aspek kehidupan saya. Selama 17 bulan saya diperlakukan lebih buruk daripada seekor binatang. Pada akhirnya, saya tidak punya apa-apa lagi.”

Ia mengaku berterima kasih pada polisi yang sudah membantunya. “Saya ingin berterima kasih kepada polisi dengan sepenuh hati. Tanpa mereka, saya tidak percaya saya akan atau bisa bertahan. Orang-orang yang memperlakukan saya dengan cara yang buruk dan tidak manusiawi seperti budak mengakui kesalahan mereka. Saya berutang ke polisi semuanya. Terima kasih,” katanya.

Inspektur Polisi Leicestershire, Detektif Mark Parish, mengatakan bahwa kejahatan yang dilakukan terhadap wanita tersebut benar-benar mengejutkan. “Saya tidak dapat mulai membayangkan siksaan yang dialami remaja yang rentan ini dalam 17 bulan itu. Ini membuktikan bahwa orang dapat memperlakukan sesama manusia dengan cara yang sangat kejam. Penghormatan terhadap keberanian korban yang luar biasa untuk maju dan menceritakan apa yang telah terjadi padanya,” katanya. (Metro/amr/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...