Tak Bisa Bayar Ongkos, Dua Pelajar SMA Habisi Sopir Taksi Online

Rabu, 24 Januari 2018 - 23:44 WIB

FAJAR.CO.ID — Masih duduk di bangku kelas X, SMKN 5 Semarang, IB dan DR tega membunuh sopir taksi online karena ingin menguasai mobil Grand Livina milik sang sopir.

Diketahui, sang sopir adalah Deni Setyawan, warga Margorejo Timur, Semarang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Abioso Seno Aji, mengatakan, kedua pelaku merupakan teman sekelas di sekolahnya. “Pada hari Sabtu sore mereka berdua memesan taksi online dari kawasan Lemah Gempal menuju Sambiroto, karena tak bisa bayar, mereka nekat membunuh sang sopir,” katanya seperti dilansir RMOL.co, Selasa, (23/1/2018).

Begitu tiba di daerah perumahan Korpri di Sambiroto di Jalan Cendana Selatan Raya, IB membayar ongkos Rp 22 ribu dan ternyata kurang. DR kemudian mengarahkan sopir taksi online untuk melaju ke jalan lain dengan alasan mengambil uang di rumah saudaranya.

“Ketika sampai di pertigaan Jalan Cendana Selatan Sambiroto, IB yang duduk di kursi belakang pengemudi langsung mengeluarkan belati dan menggorok leher korban,” terang Abi.

Usai membunuh dan membuang mayat korban, IB mengambil alih pengemudi dan mengarahkan mobil korban di Jalan HOS Cokroamimoto untuk disembunyikan. “Rencananya mobil grand livina akan dijual setelah situasi aman.”

Kedua pelaku hingga kini masih didalami oleh penyidik karena dalam penyidikan mereka berdua masih bicara berbelit-belit dan saling lempar. (fajar/JPC)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.