Harga Bahan Bakar Pesawat Naik, Ongkos Haji Naik 2,58 Persen

Kamis, 25 Januari 2018 20:14

FAJAR.CO.ID. MAKASSAR–Menunaikan ibadah haji makin sulit. Selain harus menunggu puluhan tahun, masyarakat juga harus merogoh kocek lebih dalam untuk menunaikan rukun Islam tersebut.Paasalnya, ongkos ibadah haji atau biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dipastikan mengalami kenaikan diawal tahun 2018. Kenaikan tersebut sebesar Rp 900.670 atau 2,58 persen dari BPIH tahun 2017.Hal tersebut sesuai usulan menteri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama di Gedung MPR/DPR/DPD RI,¬†Jakarta, Senin (22/1).”Kemarin kami sudah menyampaikan rancangan biaya haji 2018 yang akan dibahas bersama komisi VIII DPR RI. Memang tak terelakkan ada sedikit kenaikan sebesar 2,58 persen,” ujar Lukman disela acara penyerahan penghargaan doktor kehormatan kepada Wapres RI di UIN Alauddin Makassar, Kamis (25/1/18).Menurutnya, kenaikan ongkos ibadah haji ditunjang dari kenaikan harga bahan bakar pesawat dan penambahan pajak dari pemerintah Arab Saudi.”Karena ada tiga faktor, pertama selain harga aftur atau bahan bakar pesawat itu naik, juga Pemerintah Arab Saudi menerapkan lima persen pajak yang tentu berimplikasi pada seluruh pembiayaan haji,Seperti biaya hotel, transportasi, konsumsi dan semuanya. Dan juga adanya penambahan pelayanan makan di Mekkah yang tadinya 25 kali menjadi 50 kali,”bebernya.Meskipun demikian, Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI belum menetukan kisaran ongkos ibadah haji.

Komentar


VIDEO TERKINI