Tangani Wabah Penyakit, TNI Kirim 53 Dokter ke Asmat

Kamis, 25 Januari 2018 - 21:48 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak 206 personel Tim Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah diberangkatkan menuju Papua untuk menangani kejadian luar biasa (KLB). Mereka akan menjalani misi kemanusian khususnya di Kabupaten Asmat dan wilayah Papua lainnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, sejauh ini beberapa dokter dan tenaga medis sudah diberangkatkan untuk mengatasi gizi buruk dan campak di Papua.

“Hari ini dokter yang dikirim sebanyak 53 orang. Sebelumnya sudah ada 27 dokter yang hari ini sudah tersebar,” kata Hadi di Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, Kamis (25/1).

Hadi menjelaskan, wabah penyakit yang terjadi di Papua bukan hanya terjadi di Asmat melainkan berada di tujuh titik wilayah lainnya. Antara lain, Oksibil dan Tolikara yang kemungkinan berdampak seperti Asmat.

“Itu diketahui setelah jajaran TNI menangani wabah penyakit di Papua,” ungkap Hadi.

Dengan medan yang memang terjal dan pegunungan, kata dia, jajaran TNI harus mengangkut sejumlah transportasi udara untuk mempermudah kinerja selama di Papua.

“Dengan didukung oleh tiga pesawat sebagai angkutan medis udara. Sehingga pesawat dan helikopter adalah alat transportasi yang sangat diperlukan di wilayah operasi,” sebut Hadi.

Lebih jauh, mantan Kepala Staf TNI Angakatan Udara (KSAU) ini menuturkan, Satgaskes TNI akan beroperasi selama 270 hari atau sembilan bulan mengatasi gizi buruk dan campak di Papua.

“Sehingga bisa melayani seluruh wilayah yang kita anggap dan dideteksi adanya penyakit serupa seperti di Asmat,” pungkas Hadi. (Fajar/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.