DPRD Wajo Konsultasi Perda Perlindungan Guru di Kementerian

Jumat, 26 Januari 2018 - 13:35 WIB

FAJAR.CO.ID — Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Sulsel, melakukan kunjungan konsultasi ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia, Kamis (25/1/2018).

Kunjungan tersebut untuk mengkonsultasikan Peraturan daerah (Perda) inisiatif Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo tentang Perlindungan Guru di Bumi Lamadukkelleng, Kabupaten Wajo.

Anggota Komisi IV DPRD Wajo, Kiyai Muda H Agustang Ranreng mengatakan, pembentukan Perda tersebut sangat diperlukan. Menurutnya, selama ini guru selalu menjadi objek kesalahan, dengan dalih Undang-Undang perlindungan anak dan sebagainya.

“Guru selalu disalahkan sehingga menjadikan guru apatis terhadap anak didiknya,” ujar Kiyai Muda H Agustang Ranreng, kepada PAREPOS melalui pesan whatsAppnya, Kamis (25/1/2018).

Disebutkannya, jika guru melakukan kesalahan sedikit saja, cepat sekali respon orang tua untuk memproteksi anaknya seolah olah guru melakukan kekerasan dan kesalahan besar. Kata H Agus (Sapaan akrab), jika guru sudah apatis terhadap perilaku anak maka sangat membahayakan dunia pendidikan

“Dan kami berharap juga guru bisa memberikan pembelajaran dan pendidikan yang maksimal pada anak didiknya dengan adanya perlindungan guru ini, sepanjang tidak ada pelanggaran pidana yang fatal. Sepanjang guru menjalankan tugasnya dengan benar, dan sesuai prosedur maka harus dilindungi.”ujar H Agus, Legislator asal fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. (ile/fajar)

 

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.