Menteri Olahraga Kanada Mundur karena Pelecehan Seksual

  • Bagikan
Kent Hehr saat menjabat sebagai menteri urusan veteran pada 2016 silam. (Chris Wattie / Reuters)

FAJAR.CO.ID — Setelah muncul tuduhan pelecehan seksual dari seorang wanita, Menteri Olahraga Kanada, Kent Hehr, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis waktu setempat.Mundurnya Kehr semakin mengguncang perpolitikan Kanada. Itu karena beberapa jam sebelumnya, pemimpin Partai Konservatif Progresif Ontario, Patrick Brown, juga dipaksa untuk berhenti setelah menghadapi tuduhan pelanggaran seksual yang terpisah terhadap dua remaja.Berbicara dari Davos, Swiss, di mana dia menghadiri Forum Ekonomi Dunia, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan bahwa dia menerima pengunduran diri Kent Hehr dan menunggu hasil penyelidikan atas tuduhan terhadapnya yang muncul di media sosial.Wanita yang menuduh Hehr mengatakan, mereka merasa takut untuk masuk lift dengan Hehr dan dia membuat ucapan seksual yang tidak diinginkan saat dia menjabat sebagai anggota legislatif Alberta antara tahun 2008 dan 2015.“Pelecehan dalam bentuk apapun tidak dapat diterima, dan orang Kanada memiliki hak untuk tinggal dan bekerja di lingkungan yang bebas dari pelecehan,” tegas Trudeau.Sebelumnya, Patrick Brown, yang menjadi pemimpin Partai Konservatif Progresif di Ontario, provinsi berpenduduk paling padat di Kanada, mengundurkan diri setelah sebuah laporan CTV News di mana dua wanita muda menuduhnya melakukan serangan seksual saat mereka mabuk.Trudeau memuji kedua wanita dalam kasus Brown karena mereka berani maju mengungkapkannya. Bagi Trudeau, itu hal yang sangat sulit dan menegaskan memberi hormat kepada mereka karena keberanian itu. Dalam sebuah pernyataan emosional sesaat sebelum siaran laporan CTV pada hari Rabu, Brown, dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

  • Bagikan