Setelah Brasil dan Kanada, Giliran Duta Besar Spanyol Diusir Venezuela

Sabtu, 27 Januari 2018 05:19

FAJAR.CO.ID — Duta besar Spanyol untuk Caracas, Jesús Silva Fernández, dituduh mencampuri urusan dalam negeri Venezuela. Ia lalu diusir dari Venezuela.Spanyol menolak tudingan tersebut dan mengatakan akan melakukan tindakan balasan. Pengumuman tersebut disampaikan setelah Uni Eropa memberlakukan larangan bepergian dan membekukan aset tujuh pejabat senior Venezuela.Presiden Nicolás Maduro telah menuduh Spanyol mendorong sanksi Uni Eropa dan merencanakan untuk menggulingkannya.Uni Eropa telah menyatakan keprihatinannya atas pelanggaran hak asasi manusia selama demonstrasi anti-pemerintah di mana lebih dari 120 orang terbunuh tahun lalu. Pada hari Selasa, Majelis Konstituante Venezuela mengumumkan bahwa mereka menyerukan pemilihan presiden awal.Menteri Luar Negeri, Jorge Arreaza, mengatakan, langkah tersebut merupakan reaksi terhadap sanksi Uni Eropa. Pemungutan suara, yang secara tradisional diadakan pada Desember, akan berlangsung pada akhir April.Maduro, yang akan bertahan selama enam tahun lagi, mengatakan sudah waktunya untuk mengakhiri ancaman imperialis. Venezuela memiliki tingkat inflasi tertinggi di dunia dan telah bertahun-tahun berjuang dengan kekurangan barang-barang dasar, termasuk obat-obatan.Maduro menyalahkan sabotase ekonomi internasional yang menurutnya dipimpin oleh Spanyol dan AS untuk situasi yang mereka alami. “Donald Trump tidak akan membuat keputusan di Venezuela, [Perdana Menteri Spanyol] Mariano Rajoy tidak akan membuat keputusan di Venezuela. Rakyat Venezuela akan melakukannya sendiri,” katanya kepada ribuan pendukungnya pada sebuah demonstrasi di Caracas pada hari Selasa.

Komentar