Pemerintah Ethiopia Ampuni 2.345 Tahanan Politik

Senin, 29 Januari 2018 23:34
Pemerintah Ethiopia Ampuni 2.345 Tahanan Politik

FAJAR.CO.ID — Juru Bicara Pemerintah Ethiopia mengenai urusan Oromia, Addisu Arega Kitessa, mengumumkan rencana pembebasan 2.345 tahanan dalam beberapa hari ke depan.Para tahanan itu dipenjara setelah unjuk rasa 2015 dan 2016 di wilayah Oromia, Ethiopia.Seperti dilansir Al Jazeera, Jumat, (26/1), sebelumnya, Perdana Menteri Hailemariam Desalegn telah mengumumkan tahanan politik tersebut akan dibebaskan untuk membangun konsensus nasional danmemperluas ruang demokrasi.Berita pengampunan ini terjadi seminggu setelah pemerintah melepaskan pemimpin oposisi Oromo MereraGudina dan 22 orang lainnya. Menurut kelompok hak asasi tahanan yang dibebaskan termasuk tahanan politik.Gudina ditangkap pada 2016, setelah dia mengkritik catatan hak asasi manusia pemerintah dan situasi politiknegara tersebut. “Sel penjara terkenal yang secara tradisional disebut Maekelawi akan ditutup dan diubahmenjadi museum,” katanya seperti dilansir AP.Ribuan orang menjadi tahanan setelah mereka melakukan protes, menuntut kebebasan yang lebih luas. Dimulaipada akhir 2015 dan menyebabkan ratusan korban. Sebelumnya Amnesty International mengatakan semuatahanan harus dibebaskan segera dan tanpa syarat. (fajar/JPC)

Bagikan berita ini:
2
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar