Lapan Bantah Fenomena Supermoon Dapat Sebabkan Bencana

Selasa, 30 Januari 2018 18:45

FAJAR.CO.ID — Beredar kabar bahwa fenomena antariksa Supermoon atau bulan purnama yang sangat dekat dengan bumi, besok (31/1/2018) dapat menyebabkan bencana. Supermoon yang akan terjadi berbarengan dengan gerhana bulan total.Thomas Djamaluddin selalu Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) membantah statement tersebut. Dia menjelaskan, dampak fenomena Supermoon dan gerhana bulan kerap dikait-kaitkan dengan bencana alam, misalnya gempa bumi. Bulan sendiri memiliki efek pasang-surut air laut. Ketika terjadi bulan purnama, bulan baru bahkan gerhana, air laut akan bergerak dari garis pantai menjadi lebih tinggi.“Efek pasang bulan akan diperparah oleh gravitasi matahari, ditambah dengan Supermoon dengan jarak bulan paling dekat sehingga menyebabkan pasang maksimal,” jelasnya saat ditemui JawaPos.com, usai acara Penyerahan Data Satelit Resolusi Tinggi di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Selasa (30/1/2018).Terkait Supermoon dan gerhana yang bisa memicu gempa, menurut dia, hal ini karena saat air laut surut di atas lempeng bumi, maka lempeng bumi akan kekurangan daya tekan dari air. Lempeng lain yang menusuk ke bawah lempeng itu akan bisa menyusup lebih dalam dan mengakibatkan gerakan yang merilis energi yang terpendam di dalamnya. Pelepasan ini yang menyebabkan gempa bumi terjadi.“Proses gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng itu sesungguhnya lempeng Indo-Australia di selatan Jawa atau Sumatera itu menyusup ke lempeng eurasia yang di atasnya ada Jawa dan Sumateranya. Nah penyusupan itu tertahan oleh air laut. Energinya itu tertahan lama kemudian terpicu ketika ada fenomena alam tersebut,” jelas Djamal.

Bagikan berita ini:
5
1
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar