Tunjuk Polisi Jabat Plt Gubernur, Fahri Hamzah: Ngga Usah Ditambah-Tambah

Selasa, 30 Januari 2018 17:04

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjhajo Kumolo menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur dari kalangan Polri terus mendapat kritik.Belum usai masalah penunjukan Polri sebagai Plt Gubernur, Tjahjo Komulo kembali berencana menunjuk pejabat TNI sebagai Plt Gubernur Provinsi Papua.Menanggapi rencana Mendagri ini, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menegaskan wacana yang diungkapkan oleh Tjahjo Kumolo sangat tidak tepat. Menurutnya, kebijakan itu hanya akan menimbulkan kecurigaan publik.”Kecurigaan publik tuh engak usah ditambah-tambah. Normal saja,” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (30/1).Lanjut Fahri, Pemerintah jangan terlalu responsif terhadap isu-isu adanya wilayah berpotensi konflik. Pasalnya, isu tersebut tidak tepat untuk memposisikan beberapa daerah dalam kondisi berbahaya dan sangat tidak baik. “Situasinya asumsikan normal saja,” ucapnya.Lanjut polisi asal NTB ini, kondisi bangsa saat ini adalah memperkuat intelijen, TNI dan Polri untuk bisa bersinergi dalam mengamankan suatu wilayah. Agar tak perlu melakukan keputusan kontroversi menunjuk penjabat Gubernur dari TNI atau Polri.”Perkuat intelijennya, perkuat koordinasi dengan kepolisian dan TNI, itu yang yang dilakukan,” pungkasnya.Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo menyebutkan akan menunjuk perwira tingggi TNI ataupun Polri untuk menduduki jabatan Penjabat Gubernur Papua. Tjahjo sudah meminta pada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto untuk mengusulkan salah satu deputinya.

Bagikan berita ini:
3
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar