Kalah Lawan Kotak Kosong, Paslon Tak Bisa Lagi Mencalonkan di Pilkada Berikutnya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Pasangan calon (paslon) yang dikalahkan oleh kotak kosong di kontestasi pemilihan bupati (pilbup), tak bisa lagi mencalonkan diri pada pilbup berikutnya. Daerah tersebut kembali akan mengikuti pilkada pada jadwal berikutnya.

”Kalau kotak kosong yang memang, maka tentu daerah tersebut akan pilkada bersamaan dengan jadwal berikutnya. Pasangan calon yang kalah tidak bisa lagi ikut,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Sulsel, Iqbal Latif.

Soal kekosongan pemerintahan, menurut Iqbal, maka daerah tersebut tetap akan dikendalilan oleh caretaker atau pelaksana tugas (plt) yang ditunjuk oleh pemerintah provinsi. Bisa saja masa tugas plt diperpanjang.

Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi, mengamini bahwa manakala paslon kalah dari kotak kosong, maka daerah tersebut akan mengikuti tahapan pilbup dengan daerah lainnya pada periode berikutnya, yakni tahun 2020.

Di pilbup serentak 27 Juni mendatang ada dua daerah pasangan calonnya berpotensi melawan kotak kosong. Masing-masing Enrekang dan Bone.

Di Enrekang, pasangan Muslimin Bando-Asman tanpa lawan. Sementara di Bone, duet petahana Andi Fashar Padjalangi-Ambo Dalle juga hampir pasti tanpa lawan. (rif)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment