8 Fakta Perselingkuhan Veronica Tan dan Julianto Tio, Nomor 4 Bikin Mewek

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Sejumlah fakta dibeberkan kuasa Hukum yang juga merupakan adik kandungnya Basuki T.Purnama alias Ahok, Fifi Lety Indra Purnama dalam sidang perdana perceraian di Pengadilan Negeri jakarta Utara pada Rabu (31/1) kemarin.

Meskipun Veronica Tan tidak hadir dalam sidang kemarin, namun Fifi membeberkan beberapa fakta hubungan terlarang mereka yang dimulai semenjak 2010 silam.

Satu, pertemuan mereka dimulai semenjak 2010 lalu. Keduanya memulai perkenalan  yang diperkenalkan oleh adiknya. Vero kenal dengan Julianto yang ketika itu baru pulang dari Amerika Serikat. Sejak saat itu, Julianto tak pernah lelah menghubungi Veronica.

Dua, dari perekenalan itu, keduanya semakin intens berkomunikasi. Lambat laun, Ahok mulai mencium hubungan terlarang itu, namun untuk menjaga keretakan rumah tangga, mantan Gubernur DKI Jakarta itu, mencoba untuk bersabar dan menegur Veronica Tan. Mulai saat itu, Veronica berjanji tak akan mengulangi hubungan itu.

Tiga, ternyata, ucapan Veronica hanya sebatas janji. Keduanya terus melakukan komunikasi secara sembunyi-sembunyi, hingga akhirnya Ahok dan putranya, Nicholas Sean menemui Nicholas Sean. Sayangnya, tidak ada etikad baik dari Julianto untuk meninggalkan Veronica.

“Julianto Tio itu kenapa begitu tega, padahal Pak Ahok dan anaknya Nicholas Sean meminta tak berhubungan. Bahkan Bu Vero sudah meminta kepada Tio untuk tak berhubungan, tapi dia nekat mengganggu,” kata Fifi.

Empat, Julianto Tio dan Veronica Tan bertemu secara sembunyi-sembunyi di Singapura pada 12 November 2017 lalu. Sedihnya, saat keduanya bertemu, Ahok sedang mendekam di Penjara.

Lima, Ahok mulai habis kesabaran mendengar pertemuan keduanya. Apalagi Veronica sudah beberapakali ketahuan. Ahok pun melayangkan surat gugatan cerai.

Enam, Meskipun sakit hati dengan perselingkuhan Istrnya, Ahok tidak menempuh jalur hukum. Ia lebih memilih jalan cerai sebagai jalan terbaik.

Tuju, Veronica tidak hadir dalam sidang kemarin. Humas PN Jakarta Utara Jootje Sampaleng mengatakan, persidangan akan dilanjutkan pekan depan. Dengan agenda pemanggilan penggugat dan tergugat. Prosesnya akan sama dengan sidang gugatan perceraian lainnya. Tidak ada keistimewaan. Sidang akan dipimpin oleh mejelis hakim Sutaji, Ronald Salnofrin, dan Taufan Mandala.

Delapan, Ahok tolak mediasi. Namun begitu, pengadilan akan tetap mengagendakan mediasi. Mediasi dilakukan secara fleksibel. Baik terkait penentuan mediator dan lokasi mediasi.

”Sebenarnya Ahok tidak ingin bercerai. Tapi mau gimana lagi, sudah berkali-kali ketahuan, dimaafkan, dan melakukan mediasi oleh tokoh agama, namun mereka tetap berhubungan,” Kata Fifi. (dal/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...