Gunduli Waria, AKBP Untung Diapresiasi MPU Aceh

FAJAR.CO.ID, ACEH - Sikap dan langkah Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji menggunduli 12 waria yang terjaring razia, diapresiasi oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh. Meskipun begitu, tetap ada saja pihak yang mempersoalkan hal itu. "Dari dunia gelap, kini kembali jalan yang baik. Prilaku yang sesuai dengan kultur ke-Aceh-an. Mengarahkan itu adalah sesuatu yang baik, tidak menjadi masalah,” kata Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, Kamis (1/2). Menurut Tgk Faisal, upaya Untung Sangaji beserta unsur terkait di Aceh Utara adalah untuk mengembalikan jati diri seorang manusia. Apalagi, Aceh saat ini telah menerapkan Syariat Islam. Sehingga, sudah semestinya didukung. Dijelaskannya, pro dan kontra yang terjadi di luar Aceh dikarenakan, mereka tidak melihat Aceh dalam konteks kacamata daerah. Pasalnya, Aceh memiliki otonomi khusus. Salah satunya dalam bentuk Qanun yang mengatur terkait persoalan syariat islam di Aceh. “Siapapun yang melakukan, apakah dari pihak Polri mau masyarakat lainnya tidak menjadi masalah. Selaku warga Aceh, kita semua memiliki kewajiban untuk menegur sesama umat muslim yang telah khilaf,” terangnya. Ia menambahkan, semua pihak berkewajiban memberikan kesadaran kepada mereka agar tidak berperilaku salah. Apa yang sudah dilakukan AKBP Untung, Perwira Polisi yang berjasa ketika melumpuhkan teroris di Sarinah, Jakarta Pusat awal 2016 silam, sudah sangat tepat dan bagus. Besok Jumat (2/2), sedikitnya 100 ormas islam akan menggelar aksi massa di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh. Aksi ini sebagai wujud dukungan kepada AKBP Untung Sangaji atas aksinya membina dan menyadarkan Waria di Aceh Utara. “Kita akan tetap dukung penuh Pak Kapolres Untung Sangaji. Karena kebijakannya sangat baik dan pro terhadap penegakan Syariat Islam di Aceh,” kata Tgk Marsyuddin, penanggung jawab aksi dukung dikonfirmasi JawaPos.com. (Fajar/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin

Comment

Loading...