Cerita di Balik Teror Tusuk Ban yang Bikin Resah Warga

  • Bagikan
Siapa sebenarnya JL, pemuda berusia 36 tahun yang diduga pelaku teror tusuk lebih 100 ban kendaraan bermotor? UD kakak kandungnya bercerita panjang. Kisah hidup dua kakak adik ini menerbitkan iba.

====================== Zalyan Shodiqin Abdi, Kotabaru ======================

JUMAT (2/2) sore tadi, Radar Banjarmasin berkesempatan berbincang dengan UD, kakak kandung JL. UD pria paruh baya kurus tinggi itu dengan sorot mata menyala marah, dia tidak terima adiknya diperlakukan kasar. "Saya tidak terima, kenapa adik saya dipukul waktu ditangkap itu? Dia kan tidak terbukti melakukan penusukan ban," getir pria lajang ini. Tukang becak terkenal di pusat kota ini mengatakan, kepala adiknya memar saat warga menangkapnya di seputaran Kompleks Rumah 10, Rabu (31/1) malam tadi. "Saya memang tukang becak saja. Tapi ini kan negara hukum, mereka-mereka itu kan sekolah," ungkapnya kecewa. UD bercerita, ketika adiknya diburu dan ditangkap warga, dia sedang tidak berada di kos. "Saya biasa di atas jam sepuluh malam baru pulang. Soalnya harus kerja keras cari uang," akunya. Sudah biasa kata dia, adiknya keluyuran dari malam sampai subuh. Malam kejadian, kata UD, JL sempat minum tuak dengan teman-temannya. Habis minum tuak, JL kemudian jalan-jalan sendiri. "Dia sempoyongan, jatuh di halaman rumah orang. Makanya dicurigai." Saat ditangkap itulah kata UD adiknya menerima pukulan. Memang tidak terlalu parah. Tapi luka fisik di tubuh adiknya membuat UD meradang. "Belum pernah dia dibegitukan," sesalnya.
  • Bagikan