Mendadak Ganas, Gajah Seruduk Biksu hingga Tewas

Senin, 5 Februari 2018 - 04:52 WIB

FAJAR.CO.ID — Sebuah kuil di Sri Lanka dikagetkan insiden mengenaskan pada Jumat (2/2/2018). Seekor gajah
yang dipelihara di kuil itu tiba-tiba mengamuk dan menyeruduk seorang biksu hingga tewas.

Biksu tersebut sempat dilarikan dan di rumah sakit dan mendapat perawatan dari dokter, namun meninggal
sehari kemudian.

Bellanwila Wimalarathana (77) terluka parah setelah gajah yang dipelihara di kuil beranama Myan Kumara,
berubah menjadi ganas dan menyerangnya.

Biksu senior itu terdorong hingga jatuh ke tanah setelah ditabrak sang gajah menggunakan gadingnya.

“Walaupun gading gajah tidak sampai menusuk tubuhnya, Wimalarathana mengalami luka parah dan harus
mendapat perawatan di rumah sakit,” tulis keterangan polisi dilansir AFP.

Biksu Wimalarathana menjabat sebagai wakil rektor di sebuah universitas negeri di Sri Lanka sempat mendapat
perawatan selama satu hari sebelum akhirnya meninggal pada Sabtu (3/2/2018).

Myan Kumara, merupakan gajah pemberian pemerintah Myanmar pada pertengahan 2013 lalu sebagai hadiah
dan dipelihara di kuil di dekat ibu kota Sri Lanka.

Tidak dijelaskan tindakan yang kemudian diambil otoritas Sri Lanka terhadap Myan Kumara setelah insiden itu.

Di Sri Lanka, gajah termasuk hewan suci dan dilindungi undang-undang. Beberapa kuil Budha di negara itu juga
memelihara gajah yang diarak dalam perayaan tahunan.

Meski dianggap suci dan dilindungi, pada kenyataannya sekitar 200 gajah masih dibunuh setiap tahunnya oleh
petani yang menganggap gajah sebagai hama. (fajar/pojoksatu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *