Nama Sofyan Djalil Muncul di Kasus e-KTP, IAW Minta KPK Bergerak Cepat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Indonesian Audit Watch (IAW) menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harus segera bergerak cepat untuk menelusuri ihwal peran Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Soyan Djalil dalam kaitannya dengan proyek e-KTP.

Founder IAW, Junisab Akbar mengatakan, hal tersebut berdasar pada kesaksian mantan anak buah Agus Rahardjo saat di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Setya Budi Arijanta.

Setya diketahui merupakan Direktur Penanganan Permasalahan Hukum LKPP.

“Dia mengaku pernah memberi rekomendasi penghentian lelang proyek e-KTP pada tahun 2011. Namun dalam rapat di kantor Wakil Presiden Boediono yang dipimpin oleh Sofyan Djalil, dimana saat itu disebut Setya sebagai staf ahli Wapres memutuskan proyek e-KTP jalan terus,” urai mantan Anggota Komisi III DPR itu kepada JawaPos.com, Selasa (6/2).

Padahal di saat yang lain, kata dia, Mendagri Gamawan Fauzi saja di dalam sidang E-KTP mengaku takut mengerjakan proyek besar itu.

“Selain meminta proyek diteruskan, Setya Budi juga menyebut bahwa dalam rapat itu diperintahkan agar semua pihak tak bicara soal E-KTP di publik. Menurutnya hal itu merupakan keputusan rapat,” ujar dia.

Junisab lantas menyarankan agar KPK menelusurinya, agar semuanya jelas dan terang. "Ketua KPK sudah tidak perlu untuk diajari lagi harus bersikap bagaimana sesuai hukum. Kecuali Ketua KPK memiliki pandangan yang tidak lazim dari sisi hukum," pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...