Pasutri Penipu Penerimaan CPNS Ditangkap di Jakarta

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Sepasang suami istri  yang menjadi dalang penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ditangkap, di Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat, Minggu (4/2). Mereka adalahAnton Madjid alias Atong (55) bersama istrinya, Syamsiah Mahmud (54).

Setahun silam mereka melakukan aksinya. Korbannya melapor ke Polrestabes Makassar, dengan bukti laporan polisi nomor LP/406/II/2016/Polda Sulsel/Restabes Makassar tertanggal 15 Februari 2016.

Berdasarkan aduan tersebut, tim Resmob Polda Sulsel melakukan penyelidikan. Diperoleh informasi bahwa pasutri ini tinggal di Jalan Nuri Lorong 300 Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Petugas kemudian mendatangi lokasi tersebut. Namun, keduanya sudah tidak ada. Mereka disebutkan telah kabur. Terakhir, pasutri ini diketahui tinggal di Jalan Buluh Perindu 2 nomor 14 Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Berpegang pada informasi itu, tim Unit Resmob lalu melakukan pengejaran terhadap keduanya di Jakarta. Anton Madjid berhasil diamankan, Minggu (4/2) sekitar pukul 17.00 Wita. Polisi kemudian menggiringnya ke Polres Metro Jakarta Timur guna dilakukan pemeriksaan.

Di depan polisi, Atong mengakui perbuatannya. Ia melakukan penipuan ditemani istrinya. Atong lalu menyebut alamat tempat mereka selama ini.

Hari itu juga, tim unit Resmob Polda Sulsel bersama anggota Polsek Duren Sawit menggiring Anton untuk pengembangkan. Mereka tiba di kediaman pasutri ini pukul 21.00 Wita.Syamsiah ternyata ada di dalam. Keduanya lalu digelandang ke Polsek Duren Sawit untuk menjalani pemeriksaan awal.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, membenarkan telah diamankannya pasutri yang terlibat dalam penipuan penerimaan CPNS oleh Unit Resmob Polda Sulsel.

”Keduanya buron Polrestabes Makassar. Mereka diamankan di Jakarta Timur. Setelah melakukan penipuan, keduanya lalu kabur ke sana. Usai menjalani pemeriksaan awal, mereka segera dibawa ke Makassar untuk diserahkan ke polrestabes,” jelas Dicky. (ish/rus)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...