Dari Argentina hingga Toraja, Begini Kronologi Penculikan Anak WNA

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel merilis penemuan warga negara asing (WNA) asal Argentina yang diduga menjadi korban penculikan anak.

Korban penculikan atas nama Alum (7), dimana anak tersebut diculik oleh ayah kandungnya Jorge Gabriel (42)bersama pasangannya Candela Soledad (33) dari Argentina.

Atas dasar permintaan NCB Interpol dan Kedutaan Besar Argentina (Red Notioe/ Yellow Notice) terkait permintaan bantuan pencarian anak, korban ditemukan di Wisma Sallebayu Restaurant & Bungalows Kel. Pata’nakan Iolo Kec. Kesu’ Kab. Tana Toraja, Selasa (6/2/18)kemarin.

“Awal mula ini adalah laporan dari NCB bahwa ada seorang anak yang diculik oleh bapaknya. Setelah itu diinformasikan bahwa korban bersama pelaku berada di wilayah hukum Polda Sulsel tepatnya di Toraja,” papar Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Mas Guntur Laupe saat konferensi pers di Polda Sulsel Makassar, Rabu (7/2/18).

Diketahui, sebelumnya orang tua korban bercerai dan penculikan yang diduga dilakukan oleh ayah kandung korban sejak 4 Juni 2017 di Argentina.

“Dimana korban diculik saat berada di sekolahnya dan para pelaku membawa korban keluar dari Argentina melalui Jalur Argentina-Bolivia-BrasiI-Malaysia hingga masuk ke Indonesia melalui jalur Batam-Jakarta-Makassar-Tana Toraja,” tambah Guntur.

Dari Kab. Tana Toraja, korban bersama pelaku kemudian dibawa ke Makassar untuk penanganan Iebih lanjut. Kemudian, Penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel menyerahkan para pelaku ke Petugas lmigrasi Kelas I Makassar guna proses Iebih lanjut, karena diduga telah melakukan pelanggaran hukum dimana pelaku masuk ke wilayah negara Indonesia secara Illegal.

“Sedangkan korban akan diserahkan ke Sekertariat NCB Interpol Indonesia untuk selanjutnya diserahkan ke Kedutaan Besar Argentina,”jelas Guntur. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...