Dongkrak Ekonomi, Pemprov Sulbar Targetkan Investasi Tahun Ini Rp2 Triliun

Rabu, 7 Februari 2018 - 09:52 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Demi meningkatkan perekonomian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat menargetkan investasi yang akan masuk tahun ini sebesar Rp2 triliun.

Kadis Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM  PTSP) Amir Maricar mengatakan realisasi investasi yang  masuk pada tahun 2017 berada pada posisi 50 persen.

“Target kita kemarin tahun 2017 sekitar Rp1,8 triliun dan  hanya realisasi 50 persen. Hal ini disebabkan karena hanya  realisasi belanja modalnya saja,” kata Amir, Senin 5 Februari.

Ia menambahkan berbagai kendala yang dihadapi pada tahun  2017, sehingga realisasi investor hanya bisa mendapat 50  persen.

“Ada juga beberapa investor yang tidak bisa kita temui untuk  dimintai laporan realisasinya,” tambahnya.

Amir juga meyampaikan untuk tahun 2018 target investor bisa  realisasi lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Itu didukung  dengan berbagai program yang dicanangkan Gubernur dan  Wakil Gubernur Sulbar.

“Insya Allah tahun 2018 ini kita akan lebih mengefektifkan dari  semua sektor termasuk pembangunan pembangkit gas dan  listrik, sektor perikanan, dan sektor pertanian,” ungkap Amir.

Sementara itu, DPM PTSP berharap daya tarik investor luar  negeri dari potensi yang dimiliki Sulbar, sehingga mau  menanamkan modalnya di Sulbar.

“Kita berharap adanya penenaman modal asing yang masuk  ke Sulbar, karena akan membantu pertumbuhan ekonomi kita  di Sulbar,” harap Amir.

Selain itu, surat edaran Gubernur (Pergub) terkait persyaratan  izin yang akan dikeluarkan DPM PTSP Sulbar harus memiliki  Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

“Kita sudah mulai anjurkan setiap investor yang masuk untuk  membuat NPWP dan kantor disini agar supaya peredaran  uangnya berada di Sulbar. Bahkan itu menjadi syarat  utamanya ketika meminta izin ke PTSP,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemprov Sulbar belum lama ini telah  mengeluarkan surat edaran nomor 8 tahun 2017. Isi surat  tersebut mewajibkan pengusaha dari luar daerah agar  membuka rekening di Sulbar.

Tujuanya agar nilai investasi yang mereka lakukan tercatat di  Sulbar. Selain itu juga terkait perpajakan.

Kepala Bagian Keuangan dan Pendapatan Daerah Sulbar Amir  Biri mengungkapkan Pemprov Sulbar sudah menyadari  perlunya ketegasan serta keseriusan dalam menata  pengelolaan keuangan daerah.

“Edaran tersebut sudah kita terapkan mulai Desember tahun  2017, kita sudah komitmen agar para pelaku usaha yang  masuk ke Sulbar agar mematuhi aturan yang diberlakukan  pemprov,” terangnya.

Selain itu, pendapatan daerah yang masih rendah, sehingga  dikeluarkan surat edaran nomor 8 tahun 2017 dalam mencari  sektor-sektor lain dalam pendapatan dalam hal ini bagi hasil  pajak.

“Jadi walaupun menggunakan pengusaha diluar, tetapi kita  mengupayakan suapaya mereka membuka NPWP Cabang  atau Lokal, begitupun dengan pembukaan rekening bank di  Sulbar,” tandasnya. (hab/sulbarexpress/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *