Soal Libur Musim Dingin, Liga Premier Inggris Tunggu Izin TV

0 Komentar

FAJAR.CO.ID  —  Penyelenggara liga utama Inggris, Premier League, tengah membahas rencana libur musim dingin. Jika hal ini disepakati, dipastikan salah satu momen paling berat setiap musim kompetisi, boxing day, akan ditiadakan. Para pemain Liga Inggris bisa libur Natal dan tahun baru.

Jadwal libur musim dingin atau pertengahan musim kompetisi ini tengah didiskusikan dengan TV pemegang hak siar Premier League.

Selama ini, dari sejumlah liga top di Eropa, hanya Premier League yang tidak meliburkan kompetisi pada musim dingin, akhir Desember sampai awal Januari. Di Spanyol, Italia, Prancis dan Jerman, semuanya diliburkan selama sepekan sampai 10 hari.

Libur musim dingin ini menjadi perdebatan karena selama ini para pemain “dipaksa” bermain non-stop dengan jadwal yang sangat padat dalam boxing day.

Sebelumnya, asosiasi sepak bola Inggris, FA, mengatakan bahwa libur musim dingin untuk musim ini tidak bisa dilakukan karena sudah ada kesepakatan dengan TV pemegang hak siar. Kontrak tersebut sudah akan berlangsung sampai 2019 mendatang.

“Operator Premier League telah melakukan diskusi dengan FA dan EFL selama beberapa bulan mengenai kalender sepak bola Inggris yang semakin padat. Kita dapat bekerja sama untuk mengurangi jadwal (di musim dingin) yang juga memberi pemain istirahat pertengahan musim,” bunyi pernyataan resmi Premier League.

“Asalkan ruang dapat ditemukan di kalender, kami terbuka untuk ini secara prinsip dan akan terus melakukan diskusi konstruktif dengan para pemangku kepentingan sepak bola untuk mencari solusi yang bisa diterapkan.”

BT Sport dan Sky Sports, serta sejumlah pemegang hak siar lainnya diyakini bersedia melakukan revisi kontrak kerja sama untuk kepentingan bersama. Saat ini, sebanyak 168 pertandingan ‘live’ ditayangkan per musim. (sun/fat/pojoksatu/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...