Panen Raya di Tuban, Tim Sergap Bayar Gabah Tunai di Sawah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TUBAN– Kabupaten Tuban Jawa Timur, telah memasuki panen raya semenjak awal Februari 2018. Harga gabah di Kabupaten ini, semula berkisar Rp 5800-6000, kini turun menjadi Rp 4500-4600/kg. Harga tersebut senantiasa mengalami penurunan akibat adanya panen raya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, Murtadji mengatakan, padi di Tuban didominasi oleh padi Ciherang dengan hasil 7-8 ton perhektar.

Khususnya di Desa Kendalrejo dan Desa Mojoagung, Kecamatan Soka, Tuban, Jawa Timur, yang menjadi tempat dilakukannya panen raya secara simbolis oleh Menteri Pertanian yang diwakili oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Sumardjo Gatot Irianto, sebanyak 10 ribu hektar. Hingga puncaknya pada Maret mendatang sebanyak 22.000 hektar. Tuban diprediksi surplus beras pada tahun ini.

“Produktifitas per hektar 6,2 ton.
Hasil panen 627 ton sepanjang tahun 2017. 40% konsumsi lokal tuban, 60% surplus.” Kata Murtadji kepada wartawan.

Di kedua Desa ini, Mojoagung dan Kendalrejo Kecamatan Soko, ditargetkan memanen sebanyak 247 hektar yang langsung dibeli oleh Tim Sergab di tempat.

Murtadji juga mengucapkan terimakasih kepada Amran Sulaiman yang proaktif dalam mengatasi anjloknya harga gabah hingga bisa merugikan petani.

“Pengalaman pahit tahun lalu musim panen raya harga gabah maksimal cuma Rp 3200.  Terima kasih ini Pak Mentan Andi Amran Sulaiman proaktif sekali,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Tim Serap Gabah Petani (Sergap) teridiri Dandim, bersama Distan, BRI dan Bulog membayar tunai kepada petani Tuban sebesar Rp 41 juta

Hadir dalam acara panen raya dan sergap di Desa Kendalrejo itu antara lain, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Sumardjo Gatot Irianto, Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, wakil dari Bulog, Bank BUMN, PT PKG, dan  para petani.

Sebelumnya saat Rapat Koordinasi Tim Sergap di Surabaya (8/2/2018), disepakati target Serap Gabah se Jawa Timur sebesar 10.000 ton gabah perhari dengan dana disiapkan BRI sebesar Rp 84 miliar.

Tidak hanya itu, Guna memperlancar panen digerakan Brigade Panen dengan 1.056 unit combine harvester, maupun 428 power thresher. Satu unit combine harvester mampu panen 4-5 hektar perhari. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...