Petani di Pati Dapat Asuransi dari Kementan Rp 655 Juta

Kamis, 8 Februari 2018 - 01:16 WIB

FAJAR.CO.ID, PATI-Kabupaten Pati, Jawa Tengah, (jateng), termasuk wilayah lumbung pangan dengan luas sebesar 58 ribu hektar lebih. Pada musim ini, hampir semua petani siap untuk panen raya hingga akhir Februari 2018 nanti, termasuk di Desa Wotan Kecamatan Sukolilo dengan potensi panen sebesar 1700 hektar.

Bupati Kabupaten Pati, Haryanto mengatakan, dengan luas wilayah tersebut, Kabupaten Pati masuk kategori surplus lebih di tahun ini karena berbatasan dengan Kabupaten Kudus.

“Dibanding dengan tahun 2017, lebih surplus di tahun 2018, namun di tahun 2017 kami pernah dapat pengargaan ketahanan pangan nasional dengan juara 3,” kata Haryanto, usai panen padi secara simbolis bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (7/2).

Haryanto menambahkan, pada tahun 2017, Kabupaten Pati surpuls sebesar 285 ribu ton. Dan diperkirakan surplus 350 ribu ton di 2018 ini. Sehingga, padi tak hanya hidupi warga Pati, namun juga warga di luar Pati.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman telah mempersiapkan Tim Serap Gabah (sergab) yang terdiri dari Kodim, BRI dan Bulog,  untuk serap gabah petani guna mengatasi anjloknya harga yang berkisar  Rp 3800-4200.

Amran Sulaiman pada kesempatan itu juga menyerahkan berbagai bantuan berupa benih dan saprodi, serta pencairan asuransi pertanian, senilai Rp 655.915.83 atau setengah miliar lebih kepada kelompok tani di Pati.

Asuransi pertanian ini, kata Mentan, Merupakan kebijakan Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla yang pertama kali dalam sejarah pertanian Indonesia.

“Jokowi-JK, sungguh luar biasa, khususnya kepada petani, coba anda lihat dan tolong ditulis besar-besar, petani tidak perlu lagi khawatir dalam berusaha tani, kita serahkan klaim asuransi sebagai jaminan usaha tani, petani tolong manfaatkan klaim asuransi ini dengan sebaik-baiknya,” kata Amran Sulaiman. (dal/fajar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.