Sisihkan 200 Negara, Pasikola Antar Makassar Sabet Penghargaan Internasional

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR--Menginjak empat tahun usia kepemimpinan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto, Makassar kembali meraih penghargaan internasional di bidang Smart City yakni Pasikola.Pasikola merupakan pete-pete atau angkutan yang mengantar anak sekolah. Pasikola berhasil menyisihkan 200 negara kompetitor yang mengusung konsep smart city di ajang 2018 Smart City Innovative Application Awards, sedangkan Home Care, dan Lorong Sehat (Longset) berhasil menjadi finalis pada ajang yang sama."Pasikola menang di kategori Smart mobility or transportation, sementara Home care dan Longset masuk menjadi finalis untuk Smart healtcare," terang Kepala Sub Bagian Kerja Sama Pemerintah kota Makassar Dr Najiran di Balaikota (7/02/2018).Kompetisi yang bertaraf internasional tersebut diselenggarakan oleh Smart City Association, dan tahun 2018 Kota Taipe menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang inovasi ini.Setiap tahunnya dipilih pemenang yang mewakili untuk setiap kategori, dan kali ini ada 10 kategori penilaian yaitu, Smart building, Smart healtcare, Smart education, Smart energy, Smart commerce, Smart tourism, Smart mobilty or transportation, Smart agriculture, Smart governance, dan Smart disaster prevention.Sementara Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengapresiasi torehan prestasi jajaran pemerintahannya. Dia memaknai capaian ini sebagai bentuk dedikasi dan komitmen pemerintahannya terhadap visi Makassar dua kali tambah baik."Alhamdulillah, kinerja pemerintah kota kembali mendapatkan apresiasi dunia. Prestasi ini menjadi capaian kita bersama, pemerintah dan seluruh entitas masyarakat," ucap Danny.Ada lima kriteria yang menjadi indikator penilaian inovasi yang diikutsertakan yaitu, berkelanjutan dalam masyarakat, membantu masyarakat dalam aspek ekonomi, didukung oleh masyarakat atau pengguna atau lingkungan sosial, dan telah diuji keberhasilan prototype pelaksanaannya, serta inovasi ini mewakili konsep smart city yang dapat diadaptasi oleh seluruh lapisan masyarakat.Dijadwalkan penyerahan penghargaan akan berlangsung pada 27 Maret 2018 nanti di Taiwan. Penghargaan akan diserahkan oleh  Presiden Taiwan (ROC) President Mrs. Madam Tsai. (sul)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Menginjak empat tahun usia kepemimpinan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto, Makassar kembali meraih penghargaan internasional di bidang Smart City yakni Pasikola.

Pasikola merupakan pete-pete atau angkutan yang mengantar anak sekolah. Pasikola berhasil menyisihkan 200 negara kompetitor yang mengusung konsep smart city di ajang 2018 Smart City Innovative Application Awards, sedangkan Home Care, dan Lorong Sehat (Longset) berhasil menjadi finalis pada ajang yang sama.

“Pasikola menang di kategori Smart mobility or transportation, sementara Home care dan Longset masuk menjadi finalis untuk Smart healtcare,” terang Kepala Sub Bagian Kerja Sama Pemerintah kota Makassar Dr Najiran di Balaikota (7/02/2018).

Kompetisi yang bertaraf internasional tersebut diselenggarakan oleh Smart City Association, dan tahun 2018 Kota Taipe menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang inovasi ini.

Setiap tahunnya dipilih pemenang yang mewakili untuk setiap kategori, dan kali ini ada 10 kategori penilaian yaitu, Smart building, Smart healtcare, Smart education, Smart energy, Smart commerce, Smart tourism, Smart mobilty or transportation, Smart agriculture, Smart governance, dan Smart disaster prevention.

Sementara Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengapresiasi torehan prestasi jajaran pemerintahannya. Dia memaknai capaian ini sebagai bentuk dedikasi dan komitmen pemerintahannya terhadap visi Makassar dua kali tambah baik.

“Alhamdulillah, kinerja pemerintah kota kembali mendapatkan apresiasi dunia. Prestasi ini menjadi capaian kita bersama, pemerintah dan seluruh entitas masyarakat,” ucap Danny.

Ada lima kriteria yang menjadi indikator penilaian inovasi yang diikutsertakan yaitu, berkelanjutan dalam masyarakat, membantu masyarakat dalam aspek ekonomi, didukung oleh masyarakat atau pengguna atau lingkungan sosial, dan telah diuji keberhasilan prototype pelaksanaannya, serta inovasi ini mewakili konsep smart city yang dapat diadaptasi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dijadwalkan penyerahan penghargaan akan berlangsung pada 27 Maret 2018 nanti di Taiwan. Penghargaan akan diserahkan oleh  Presiden Taiwan (ROC) President Mrs. Madam Tsai. (sul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment