Diprotes Masalah Lahan Pabrik Nikel, Jubir NA: Itu Bukan Urusan Bupati Bantaeng

Jumat, 9 Februari 2018 - 22:08 WIB
Aksi protes terhadap Nurdin Abdullah di Kantor DPRD Sulsel, Jumat (9/2/2018). (Foto: IST/FAJAR.co.id)

FAJAR.CO.ID — Aksi unjuk rasa menuntut pertanggung jawaban terkait tagline “Kerja Nyata” salah satu calon Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, berlangsung di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo Makassar, Jumat (9/2/2018).

Pasalnya selama dua periode jabatannya saat menjadi Bupati Bantaeng, NA dinilai belum bisa mensejahterakan rakyat Bantaeng, malah masih banyak yang menderita.

“Kami menilai Bupati Nurdin Abdullah telah melakukan pembohongan kepada masyarakat Bantaeng. Katanya kerja nyata, itu pembohongan publik belaka,” kata Koordinator Aksi, Adhi Puto Plaza, dalam aksinya.

Menurutnya, sejak kepemimpinan Nurdin Abdullah, masih menyimpan luka mendalam bagi warganya. Salah satu problemnya yakni lahan smalter pabrik nikel yang berada dalam kawasan industri Bantaeng.

“Lahan warga belum dibayar, karena ada pihak ketiga yang kelola. Berkali-kali masyarakat menagih janji kepada investor asing tersebut namun tidak ada penyelesaian,” terang Adhi.

Sementara, Juru bicara Nurdin Abdullah, Bunyamin Arsyad, mengatakan, masalah PT Pusaka Jaya Luhur Abadi (Puja) dan PT Titan Minera Utama, tidak ada sangkut pautnya dengan Bupati Bantaeng dua periode tersebut.

“Itu tidak ada urusannya dengan Pak Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, ini urusan perusahaan,” singkat Ben, sapaan akrabanya saat dihubungi via telepon. (sul/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *