Habib Rizieq Pantau Pilkada 2018 dari Arab Saudi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab telah setahun meninggalkan tanah air. Meski demikian dia tetap memantau pergerakan proses Pilkada 2018.

“Beliau memantau perkembangan peta politik di Indonesia, nomor ponsel seluruh kepala daerah ada di handphone beliau (Habib Rizieq Shihab), data-datanya,” kata Wakil Ketua Penyambutan Habib Rizieq Shihab, Razman Arif Nasution di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2).

Menurut Razman, Rizieq Shihab merupakan anak bangsa yang cinta kepada tanah air dan bhinneka tunggal ika. Oleh karena itu, rencana kepulangannya ke tanah air harus disambut baik.

“Pada waktunya akan pulang, kalau diduga tidak ada kriminalisasi dan kita memang butuh kepemimpinan beliau (Habib Rizieq Shihab),” ungkap Razman.

Terkait keadaannya di Mekkah, Arab Saudi, kata Razman, Rizieq Shihab senantiasa dilimpahkan kesehatan dan rezeki yang melimpah.

“Beliau sehat, kalau cerita enak. Bahkan rumahnya lebih besar lagi dari saya ketemu sebelumnya,” jelas Razman.

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab dikabarkan akan pulang ke Indonesia pada Rabu (21/2) mendatang. Persaudaraan Alumni 212 meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memerintahkan aparat kepolisian agar tidak melakukan penangkapan.

Dewan penasihat Persaudaraan Alumni 212 yang juga kuasa hukum Rizieq Shihab, Eggi Sudjana meminta Jokowi untuk memerintahkan kepada aparat kepolisian untuk tidak menangkap Rizieq Shihab agar tidak menimbulkan kegaduhan.

“Kita berharap agar Habib Rizieq pulang dengan damai. Imbauan ini saya tujukan kepada Presiden Jokowi, tidak mungkin polisi bertindak sendiri kalau tidak ada perintah,” kata Eggi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1). (Fajar/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar