Foto Anak Sekolah Tangkap Hiu Bikin Heboh, Polisi Akan Selidiki

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Berau mengaku terkejut dengan beredarnya foto di Instagram, yang dibagi oleh akun syaif_osd menggunakan Instagram Stories, Kamis (8/2) siang. Pada foto tersebut tampak empat orang remaja berhasil menangkap dua ekor ikan hiu.

Sejumlah netizen yang geram pun meng-capture foto tersebut, lalu diteruskan melalui berbagai sosial media lainnya secara berantai.

Pasalnya, pada lokasi foto tersebut, terpampang tulisan “Talisayan, Kalimantan Timur”. Tampak pula seorang remaja mengenakan baju lengan panjang berwarna kuning memegang buntut ikan hiu. Sementara tiga rekan lainnya, memegang satu ekor hiu satunya. Pada seekor hiu, tampak dengan jelas siripnya telah dipotong setengah.

Sayangnya Dinas Perikanan mengaku masih belum menerima laporan terkait foto tersebut. Kepala Dinas Perikanan Berau Fuadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan bahwa terjadi penangkapan hiu di Kecamatan Talisayan.

Dirinya menegaskan pemerintah Kabupaten Berau, telah melarang menangkap, menampung, mendaratkan, dan membawa keluar semua jenis penyu, pari dan hiu dari perairan laut Berau.

Tidak itu saja, perusahaan yang sudah beraktivitas melakukan penangkapan, maupun penampungan baik yang sudah memiliki izin, ataupun tidak berizin untuk menghentikan usahanya. “Sejak kejadian penangkapan hiu di Pulau Derawan tahun lalu, pemerintah memang sudah mewanti-wanti bahwa tidak ada lagi penangkapan atau jual beli hiu,” ungkapnya.

Mengenai penangkapan hiu di Kecamatan Talisayan pihaknya mengaku akan menyelidiki kembali. Sebab hingga saat ini petugas Dinas Perikanan di Kecamatan Talisayan belum memberikan informasi.

Hiu lanjut Fuadi, termasuk dalam fauna laut yang dilindungi. Jumlahnya pun terbatas. Tetapi, khusus untuk tiga hiu jenis nurse, belimbing dan gergaji atau hiu pari tersebut, populasinya juga terbatas. Sehingga jika dilihat dari sisi konservasi, ketiga jenis hiu tersebut juga akan punah jika perburuannya tidak diatasi.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Berau AKP Andika, mengaku belum mengetahui perihal beredarnya foto-foto para “predator” hiu itu di Instagram.

Ia pun mengatakan, pihaknya segera melakukan tindakan, dengan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari kebenaran tersebut. “Nanti saya cek kebenarannya ya,” singkatnya.

Awak Berau Post yang mencoba menyelidiki akun syaif_osd pada keterangan biodatanya memiliki nama M.Syaifudin. Tertulis juga tiga nama kota yakni, Gresik, Tanggerang dan Tegal pada biodatanya. Pada biodata itu ia juga menulis semacam pesan hidup: “Berdoalah Sambil berusaha Agar hidup jadi tak sia-sia”. Di akhir tulisan itu turut dipasang emoteicon smiley(sin/arp/rio)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment