Hentikan Adu Domba Ulama, Habib Rizieq Tidak Ingin Jadi Aktor Pemecah NKRI

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Isu pemulangan Habib Rizieq Shibab (HRS) memicu polemik. Isu ini  membuat kegaduhan nasional.

Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menilai ada skenario jahat untuk membuat gerakan politik destruktif yang sasarannya menggiring opini sesat dan konflik horizontal sesama anak bangsa.”Saya kira HRS sudah pasti akan menolak gerakan politik busuk tersebut, sehingga lebih memilih bersikap bijak dan jernih merespon isu pemulangan dirinya ke tanah air,”katanya.

Faizal mengatakan HRS dan para ulama istiqomah mempertahankan ciri dan spirit gerakan Aksi superdamai 212. Jadi semua skenario provokasi yang digulirkan melalui isu dan opini provokasi yang gencar disuarakan ditolak oleh HRS dan umat Islam.

“Pendekatan dakwah melalui cara-cara santun, berakhlak dan superdamai, suka atau tidak, telah membuat Habib Rizieq mendulang simpati umat. Mestinya hal itu terus diperluas dan dipertahankan,”tegasnya.

Faizal menambahkan, setiap hari dia berkomunikasi dengan HRS via WA. Dalam percakapan tersebut, HRS mempertegas bahwa segala upaya kegaduhan dan politik adudomba harus dihentikan. Jadi kalau ada kelompok penyebar kebencian dan hasutan bertopeng agama harus diwaspadai.

“Semua elemen Aksi Islam Bela Islam harus teguh dan istiqomah bersama HRS untuk mempertahankan model politik superdamai. Pendekatan perjuangan ramah, berakhalak dan damai tersebut jangan dicemari oleh kebodohan dan pola pikir yang anarkis serta destruktif.Kalau ada yang berupaya menggiring serta menjebak HRS dan para ulama dibenturkan sesama anak bangsa, pemerintah dan aparat keamanan, mesti ditindak tegas. Kami dan umat Islam menolak cara-cara licik dan jahat tersebut,”tutupnya.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment