Listrik Tenaga Surya untuk Ribuan Warga Kepulauan di Takalar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID  —  Kebutuhan listrik ribuan warga Pulau Tanakeke, Desa Balangdatu Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Sulsel, akhirnya terpenuhi.

Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal  Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) menggulirkan Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Balangdatu.

Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya diresmikan oleh Ditjen EBTKE, Rida Mul Yana, didampingi Sesditjen EBTKE, Wawan Supriatna, dan Bupati Takalar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Nirwan Nasrullah. Hadir pula perwakilan DPR RI Komisi VII, Muktar.

Perlu juga diketahui pihak Ditjen EBTKE sudah membangun lima PLTS di-Sulsel, khususnya di Kabupaten Takalar dengan total kapasitas terpasang sebesar 260 KW.

Ditjen EBTKE, Rida Mul Yana, mengatakan, makin terbatasnya cadangan energi fosil kita, maka optimalisasi penggunaan energi alternatif merupakan suatu keharusan yang perlu dimasyarakatkan secepatnya.

“Indonesia sebagai negara tropis  berkelimpahan sinar matahari memiliki peluang besar, untuk memanfaatkan energi alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Surya, energi alami terbarukan yang hijau bebas polusi,” jelasnya.

Ditjen EBTKE sangat konsentrasi untuk memprioritaskan daerah-daerah pulau sebagai tempat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya.

”Di samping menambah daya listrik yang telah ada, sekaligus upaya untuk memasyarakatkan penggunaan energi hijau terbarukan kepada publik, termasuk pelestarian lingkungan di daerah sekitarnya dapat tercapai,” ujarnya.

Sekda Takalar, Nirwan Nasrullah, menjelaskan, peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) suatu kemajuan, karena  masyarakat kepulauan sudah terpenuhi kebutuhan listrik yang selama ini sangat dibutuhkannya. Hari ini sudah terjawab semua.

“Mimpi warga selama ini, kini menjadi kenyataan, yang dulunya masih gelap kini sudah menjadi terang dengan adanya listrik tenaga surya (PLTS),” jelasnya.

Nirwan mengingatkan, keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini agar dipergunakan dengan seefisien mungkin sesuai dengan apa yang dbutuhkan dan apa yang mau dipergunakan. (Jahar/upeks/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...