Seriusi Bisnis Game Streaming, Google Segera Rilis “Yeti”

Minggu, 11 Februari 2018 - 05:05 WIB
Kantor Google (GettyImage)

FAJAR.CO.ID  —  Raksasa pencarian asal Amerika Serikat (AS), Google, dikabarkan tengah menyiapkan lini bisnis terbarunya, yakni Project Yeti. Kabar yang beredar, layanan streaming game yang mirip dengan Amazon Twitch dan Nvdia GeForce Now tersebut juga bisa digunakan pada perangkat streaming Chromecast.

Keseriusan Google menggarap industri game diawali dengan masuknya Phil Harrison. Dia sebelumnya bekerja untuk divisi game Sony dan Microsoft. Kemudian memutuskan bergabung dengan Google beberapa waktu lalu.

Layanan game berbasis streaming seperti Yeti sendiri bukan merupakan hal yang baru. Nama-nama vendor game seperti Sony dan Nvidia bahkan sudah menciptakan layanan ini beberapa tahun lalu. Dengan layanan streaming game, gamer tak lagi harus menunggu lama waktu download. Sebab, game tersebut dimainkan langsung dari penyimpanan berbasis teknologi awan ‘Cloud’.

Untuk Sony sebelumnya punya PlayStation Now yang bisa di-stream langsung dari PlayStation 4 atau PC.

Sementara Nvidia punya layanan GeForce Now yang dimainkan dari Nvidia Shield atau komputer canggih dengan GPU Nvidia.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Engadget, Sabtu (10/2/2018), project Yeti dari Google tadinya direncanakan akan dirilis pada akhir tahun 2017 silam. Namun karena alasan yang tidak jelas, Google kembali merencanakan bahwa Yeti dapat segera dinikmati para gamer pada masa sebelum Natal 2019 mendatang.

Meskipun masuknya Google dalam industri game bisa dibilang terlambat, namun kehadirannya perlu diwaspadai pemain sektor game lainnya. Terlebih untuk Nintendo dan Sony yang telah lama melekat dihati para gamer dengan konsol-konsol gamenya.

Di tanah air sendiri, kepopuleran Sony dan Nintendo terbilang sangat tinggi. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Nintendo misalnya, hingga kini jika berbicara Nintendo maka akan secara otomatis mengingat The Super Mario yang tidak lain menjadi tokoh game paling populer hingga saat ini. (ryn/JPC)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *