Melalui Pengacara Keluarga, Marianus Sae Bantah Terima Suap

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Bakal calon Gubernur NTT yang sedang tersangkut perkara dugaan suap di KPK, Marianus Sae, mengaku siap menjalani proses hukum yang dihadapi. Namun begitu, ia membantah semua hal-hal yang dituduhkan.

Hal ini diungkapkan Wilvridus Watu, pengacara keluarga Marianus Sae. Wilvridus mengaku sempat berbicara dengan Marianus. Dari hasil pembicaraan, Marianus mengaku tidak menerima suap seperti yang dituduhkan.

“Tadi kita diberikan waktu sedikit bicara dengan pak marianus. intinya pak marianus menyatakan beliau tidak melakukan hal-hal yang dituduhkan kepada beliau,” ujar Wilvridus di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Lebih lanjut, Wilvridus mengatakan, Marianus belum menunjuk kuasa hukum atas kasusnya. Dia dan seorang pengacara lainnya ditunjuk oleh istri Marianus untuk mendampingi Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dalam kasus ini, Marianus diduga menerima suap Rp4,1 miliar dari Wilhelmus. Selain itu, suap ini juga diduga terkait dengan sejumlah proyek di Pemkab Ngada untuk 2018. Marianus diduga menjanjikan proyek-proyek tersebut dapat digarap Wilhelmus.

Proyek-proyek itu yakni pembangunan jalan Poma Boras senilai Rp5 miliar, jembatan Boawae Rp3 miliar, jalan ruas Ranamoeteni Rp20 miliar, ruas jalan Riominsimarunggela Rp14 miliar, ruas jalan Tadawaebella senilai Rp5 miliar, ruas jalan Emerewaibella Rp5 milar, dan ruas jalan Warbetutarawaja Rp2 miliar. Nilai total proyek-proyek tersebut yakni Rp54 miliar. (nes/rmol/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...