Pakai Pola Padat Karya, BKP Entaskan Kemiskinan di 1.000 Desa

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SOLO — Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian pada tahun 2018 akan memfokuskan kegiatan pada upaya pengentasan kemiskinan melalui padat karya. Hal itu diungkap Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi saat memberikan sambutan dan arahan pada “Sinkronisasi Program dan Kegiatan BKP Tahun 2018” Minggu malam (12/1) di Solo Jawa Tengah.

Dia mengungkapkan, pihaknya akan berkontribusi nyata dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

“Pengentasan kemiskinan dengan pola padat karya dilakukan di 1.000 desa di 100 kabupaten/kota” tambah Agung, dihadapan para Kepala Dinas/Badan yang menangani ketahanan pangan wilayah Barat.

Ditekankan oleh Agung, pengentasan daerah rawan pangan sebagai bagian dari penurunan angka kemiskinan dilakukan dgn cara penurunan angka stunting, dan optimalisasi kegiatan padat karya untuk menyerap tenaga kerja melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari, Kawasan Mandiri Pangan dan lainnya.

Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, Agung meminta agar dinas ketahanan pangan daerah fokus pada tugas, fungsi dan perannya, melalui program/kegiatan yang sudah direncanakan.

Beberapa kegiatan yang perlu dilakukan diantaranya stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta Penguatan cadangan pangan daerah.

Agung juga memaparkan bahwa, BKP melaksanakan beberapa kegiatan, seperti penyediaan informasi harga pangan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, pelaksanaan serap gabah petani (Sergab) bersama TNI dan Bulog di tingkat kabupaten sampai tingkat lapangan khususnya di 17 provinsi sentra produksi padi.

“Dinas dan instansi yang menangani urusan pangan harus melakukan upaya ekstra untuk mensukseskan pencapaian swasembada pangan,” tekannya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...