Penggunaan Teknologi Paradigma Baru Dukung Peningkatan Produksi

Senin, 12 Februari 2018 13:13
Belum ada gambar

Jakarta. Pemerintah Jokowi-JK berkomitmen terhadap kemandirian pangan nasional melalui pembangunan pertanian yang berpihak kepada petani. Walaupun belakangan ini keberadaan pangan menjadi perhatian masyarakat terkait kebijakan pemerintah mengimpor beras.Impor dilakukan untuk memenuhi stok pangan nasional. Kebijakan ini sudah melalui pertimbangan yang matang dengan melibatkan berbagai kepentingan sehingga kebijakan ini tidak perlu lagi diperdebatkan. “Pemerintah memiliki pertimbangan yang matang terkait kebijakan impor beras, sehingga hal ini tidak.perlu didebatkan lagi” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto yang hadir sebagai pembicara dalam Kemandirian Pangan Untuk Kesejahteraan Rakyat dalam rangka memperingati 50 tahun Partai Golongan Karya (Golkar) yang diselenggarakan di Ruang Nusantara IV, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (12/2).Sementara itu Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang juga hadir sebagai nara sumber mengatakan untuk mencapai kedaulatan pangan harus menggunakan teknologi dengan paradigma baru dalam upaya peningkatan produksi ,”yang bisa membuat kita berdaulat pangan adalah dengan mekanisasi pertanian, tegas AmranAmran menambahkan, “untuk mendukung hal tersebut, kami sudah mengambil langkah-langkah yang dilakukan untuk mewujudkan kemandirian pangan, diantaranya kementerian pertanian telah melakukan perombakan regulasi yang menghambat diantaranya revisi perpres 172/2014. terkait pengadaan benih, pupuk, pestisida dan alsintan” kata Amran Amran.menambahkan, “selain itu Refocusing anggaran Kementerian 8Pertanian 2018, sebesar 22.6 trilyun, dan 19, 3 Trilyun atau 85 % dari pagu anggaran dialokasikan untuk kepentingan petani”. Kata dia.

Bagikan berita ini:
10
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar