Menuju Panen Raya di Jabar, Harga Beras di Sukabumi Melambung Tinggi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jelang masa panen raya padi disejumlah daerah di Jawa Barat pada Februari 2018 ini, tak membuat harga beras di Kabupaten Sukabumi turun, tapi melonjak naik.

Harga beras perliter di Kabupaten Sukabumi naik sebesar Rp 1.500. Sebelumnya, harga beras jenis premium dijual perliter seharga Rp 8.500 naik menjadi Rp 10 ribu perliter. Harga ini tidak sesuai dengan kondisi Jawa Barat yang sedang menggelar panen raya disejumlah daerah.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo meminta Komisi VI harus mendesak Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk melakukan pengawasan dan operasi pasar, mengingat harga beras di Sukabumi melonjak tinggi, karena belum stabilnya pasokan beras disana.

“Komisi VI DPR harus mendesak Kemendag untuk melakukan pengawasan dan operasi pasar, mengingat harga beras di Sukabumi, meskipun saat ini sudah masuk panen raya,” kata lelaki yang biasa disapa Bamsoet, Selasa (13/2).

Selain itu, Bamsoet juga meminta Komisi IV mendorong Kementerian Pertanian, untuk berkordinasi dengan Dinas Pertanian Jawa Barat, agar membantu menyediaan benih kepada petani di Sukabumi. Pasalnya, produksi beras terus menurun hingga menyentuh angka 30 persen.

“DPR harus dorong Kementerian Pertanian untuk berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk membantu penyediaan dan distribusi benih varietas unggulan serta pupuk agar sampai langsung kepada petani,” pinta Bamsoet.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman baru saja menghadiri panen raya bersama petani di Kabupaten Garut. Selain itu, Menteri Amran juga mengklaim, daerah Jawa Barat akan menggelar panen sebanyak 230.000 hektar di Bulan Februari.

Politisi Partai Golkar itu mendukung Komisi VII DPR mendorong Kementerian Riset dan Teknologi untuk mengembangkan inovasi teknologi beras.  “Ya seperti halnya menciptakan bibit unggul, agar target kemandirian pangan dan energi dapat tercapai,” saran mantan wartawan itu. (Aiy/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...