Penetapan Kandidat Tunggal MB-Asman Bisa Batal, Karena Ini

Selasa, 13 Februari 2018 - 10:37 WIB

FAJAR.CO.ID, ENREKANG — Meski telah ditetapkan sebagai peserta tunggal di Pilkada Enrekang, pasangan Muslimin Bando (MB)-Asman masih memiliki satu kewajiban penentu  nasib keduanya. Syarat penentu ini diumumkan KPU Enrekang dalam rapat pleno terbuka di Ruang pertemuan KPU Enrekang, Senin (12/2/2018) kemarin.

Anggota komisiner KPUD Enrekang, Rahmawati Karim devisi teknis menyatakan dari hasil rapat pleno, dokumen-dokumen persyaratan sebagai calon yang telah di masukan pasangan MB-Asman sebagai calon tunggal telah memenuhi syarat, termasuk syarat pencalonan model B-KWK. Parpol surat pencalonan dinyatakan memenuhi syarat.

Namun, pengumuman bpasangan calon bupati dan wakil bupati MB-Asman, bisa saja dapat dibatalkan sebagai peserta pilkada jika Muslimin Bando sebagai petahana tidak memasukan surat izin kampanye paling lambat tanggal 15 Februari bulan ini.

Sementara, calon wakil pasangan petahana juga harus memasukan surat izin pengunduran diri sebagai anggota DPRD Enrekang paling lambat lima hari setelah penetapan.

“Jika kedua persyaratan ini tidak terpenuhi, maka akan dibatalkan kembali sebagai calon,” jelas Rahmawati Karim.

Terpisah, juru bicara pasangan MB-Asman, Umar SH berjanji akan mesukan kedua syarat tersebut sampai batas waktu yang diberikan oleh KPUD setempat. (suherman/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.