Akuntabilitas Kinerja Pemkot Makassar Raih Predikat Tertinggi di Sulsel

Rabu, 14 Februari 2018 09:48

Kemenpan RB juga memberikan apresiasi kepada beberapa pemerintah kabupaten/kota dan provinsi yang telah mengimplementasikan e-budgeting di lingkungan pemerintahnya masing-masing.E-budgeting merupakan langkah yang baik bagi suatu pemerintah dalam mencegah munculnya program atau kegiatan “siluman” serta mencegah terjadinya penyimpangan.Namun demikian, e-budgeting yang dilaksanakan saat ini belum seluruhnya didasarkan atau diintegrasikan dengan kinerja yang akan diwujudkan (outcome), sehingga belum mampu mencegah pemborosan dan belum dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran.“Saya berharap e-budgeting yang bapak/ibu implementasikan telah dan dapat diselaraskan dengan kinerja yang akan diwujudkan, e-performance based budgeting,” ujar Asman AbnurMengacu pada hasil evaluasi pada tahun lalu dan berdasarkan data yang telah dihitung, masih terdapat potensi pemborosan sebesar minimal 30 persen dari APBN/APBD diluar belanja pegawai setiap tahunnya. Angka tersebut setara dengan nilai kurang lebih Rp 392,87 triliun.“Namun, dengan terbangunnya e-performance based budgeting di beberapa Kementerian/Lembaga, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi, kini telah dapat diwujudkan efisiensi atas anggaran minimal Rp 41,15 triliun,” jelas Asman.

Bagikan berita ini:
4
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar