Air Sungai Walanae Meluap, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

FAJAR.CO.ID, WAJO – – Petani di pinggiran sungai Walanae Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo,terancam merugi. Hal itu setelah air Sungai Walennae terus merangkak naik ke kawasan pemukiman penduduk, Kamis 15 Februari 2018.

Ketinggian air berada diatas lutut orang dewasa atau berkisar 50 centimeter. Akibatnya puluhan hektare lahan persawahan serta ratusan hektare area perkebunan terendam.

Derasnya debit air Sungai Walanae diakibatkan hujan yang menguyur sejak dua hari terakhir, ditambah adanya air kiriman dari Kabupaten Soppeng.

Ketua Kelompok Tan di Lingkungan Pallae, Yusri mengaku, ada sekitar 23 hektare sawah yang terendam dilingkungannya. Sebagian besar, lanjut dia, sudah ditaburi benih padi.

Hal sama juga dirasakan petani asal Lingkungan Canru, Kelurahan Walennae, Kecamatan Sabbangparu Syarifuddin. Syarifuddin mengaku ada sekitar 25 hektare tanaman padi yang sudah berumur satu bulan terendam air.

Bila keadaan seperti terus terjadi, padi-padi akan mengalami puso."Kalau begini terus kemungkinan besar padi kita akan mati. Kita akan rugi besar,"ujarnya.

Selain tanaman padi, ratusan hektare tanaman jagung juga terendam. Jangung berumur satu bulan milik petani juga terancam mati.

"Kami berharap air segera surut sehingga tanaman tidak mati. Karena umurnya baru satu,"harap Darwis salah satu petani jagung di Kecamatan Sabbangparu.(ile)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : irwan kahir


Comment

Loading...