Serangan Taliban Tewaskan 16 Prajurit Afghanistan

  • Bagikan
anggota taliban. (Foto: reuters)
FAJAR.CO.ID -- Saat militer Afghanistan mempersiapkan pasukan khusus untuk menyusup dan mematahkan kekuatan militan, Taliban lebih dahulu melakukannya. Sabtu malam (10/2/2018) penyusup Taliban menyerang pasukan pemerintah di salah satu pos pemeriksaan di Distrik Gareshk, Provinsi Helmand. ’’Pelaku menarget pos pemeriksaan di Distrik Gareshk,’’ kata seorang sumber di pemerintahan yang merahasiakan namanya kepada Associated Press. Dia menyatakan, serangan di pos yang dikelola pasukan paramiliter pro pemerintah itu terjadi pada Sabtu malam. Namun, pemerintahan Presiden Ashraf Ghani baru memublikasikan insiden tersebut pada Senin (12/2/2018). Serangan di salah satu pos pemeriksaan di Provinsi Helmand itu menewaskan 16 anggota pasukan pro-pemerintah. Kepada BBC, sumber yang lain mengungkapkan, pelaku melucuti senjata seluruh korbannya sebelum kabur. Diduga, dia tidak beraksi sendiri. Apalagi, dalam klaimnya, Taliban menyebut dua pejuang mereka sebagai pelaku. Berdasar investigasi awal, militer Afghanistan menyebut pelaku yang beraksi bak ninja itu hanya berjumlah satu orang. Dia adalah penyusup. Selama berbulan-bulan, pria yang tidak disebutkan identitasnya itu menjadi bagian dari pasukan pro pemerintah. Bahkan, dia terlibat dalam serangkaian aksi antiteror yang menarget Taliban dan militan-militan Afghanistan lainnya. Karena itu, militer mengaku kecolongan. Noorulhaq Olomi, pakar militer Afghanistan, menyatakan, tidak adanya intelijen khusus Taliban dalam tubuh militer menjadi alasan utama mudahnya kelompok radikal tersebut menyusup.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan