Suap Bupati Subang Diberikan Delapan Tahap

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengkonfirmasi perihal kasus dugaan suap yang melilit Bupati Subang Imas Aryumningsih. Menurut Febri, pemberian uang terhadap Imas melalui pihak perantara dilakukan hingga 8 kali. Adapun dugaan total penerimaan uang sebesar Rp 1,4 Miliar.

"Diduga sejak pertengahan 2017 pemberian uang terhadap perantara secara bersama-sama dengan total dugaan penerimaan adalah Rp1,4 miliar," ungkapnya melalui pesan singkat pada awak media Kamis (15/2).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Subang, Jabar, Imas Aryumningsih sebagai tersangka. Selain Imas, penyidik KPK juga menetapkan beberapa pihak lain antara lain Data (pihak swasta), Asep Santika (Kabid Perizinan DPMPTSP) dan Miftahudin sebagai tersangka.

“Setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam dilanjutkan dengan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh Bupati Subang secara bersama-sama terkait pengurusan perizinan di Pemkab Subang,” terang Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (14/2) malam.

Imas kata Basaria, diduga menerima duuit suap senilai total Rp 1,4 miliar dari pihak swasta/pengusaha terkait pengurusan perizinan di lingkungan Pemkab Subang yang diajukan 2 perusahaan, yaitu PT ASP dan PT PBM.

“Pemberian suap dilakukan untuk mendapatkan izin prinsip untuk membuat pabrik atau tempat usaha di Kabupaten Subang,” papar Basaria. Pemberian ‘uang pelumas’ tersebut kata Basaria, dilakukan melalui orang-orang dekat Bupati yang bertindak sebagai pengumpul dana.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...