Dijatah Rp. 7 Juta Per Bulan, Istri Minta Cerai

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Banyak cinta datang karena uang. Namun, banyak juga cinta yang luntur lantaran uang.

Donwori sudah merasakannya. Dia bakal menduda setelah digugat cerai istrinya, Sephia, karena masalah ekonomi.

Sephia memilih mengakhiri rumah tangga yang sudah dibina selama tujuh tahun karena merasa uang belanja dari Donwori kurang.

Donwori sebenarnya memiliki gaji sebesar Rp 13 juta per bulan.

Donwori juga pintar membagi uangnya. Dia mengalokasikan uangnya untuk berinvestasi.

Dia hanya menjatah istrinya sebesar Rp 7 juta per bulan.

“Saya kira cukup. Wong cuma untuk makan dan belanja sehari-hari” jelas Donwori di Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya, Rabu (14/2).

Donwori menambahkan, Sephia sering uring-uringan dan membanding-bandingkan gaji dengan uang belanja yang diterima.

“Padahal, saya ini transparan sekali masalah keuangan. Sudah saya jelaskan itu gaji larinya ke mana aja. Ke cicilan apa saja. Tapi dia tak terima,” jelas Donwori.

Donwori bisa memahami ketika Sephia selalu merasa kurang dengan uang yang diterima.

Sebab, Sephia memang memiliki gaya hidup bak sosialita.

“Saya paham juga kalau perempuan itu kebutuhannya juga banyak. Butuh untuk keperluan dapur, ngurus rumah, butuh dandan, butuh mejeng, butuh make-up. Mbok ya jangan berlebihan. Kami kan juga masih sama-sama muda. Masih banyak yang ingin dicicil,” jelas pria asal Ngagel itu.

Donwori mengaku sebenarnya ingin tetap bersama Sephia. Namun, dia meminta Sephia hidup lebih sederhana.

Sayangnya, keinginan Donwori bertepuk sebelah tangan.

“Ya sudah kalau tidak bisa dipertahankan. Saya ngikut aja gimana maunya,” kata Donwori. (Fajar/jpg/jpr/jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...