Hari Raya Imlek, KPU Bone Tolak Tamu Pendukung Paslon

Jumat, 16 Februari 2018 - 17:03 WIB
FAJAR.CO.ID, BONE — Paslon jalur perseorangan, Rizalul Umar-Andi Mappamadeng bersama pendukungnya harus gigit jari. Datang ke Kantor KPU Bone, Jumat (16/2/2018), mereka terpaksa pulang, usai tuan rumah, KPU Bone, enggan menerima.
Kehadiran rombongan berjumlah ratusan orang tersebut di Kantor KPU Bone untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan kecurangan yang dialami tim Umar-Mappamadeng dalam proses verifikasi faktual di tingkat desa/kelurahan.
Ketua tim Umar-Mappamadeng, Muhammad Naim, mengaku heran, KPU Bone tidak mau menerima aspirasi mereka.
Pihaknya merasa dirugikan. Data dan laporan atas LO/tim desa dan kelurahan tim Umar-Mappamadeng yang terdapat beberapa hal janggal.
“Kuat dugaan ada kecurangan yang dilakukan KPU Bone di PPK atau PPS yang sengaja memasukkan kembali berkas ganda hasil verifikasi. Kemudian mengganti berkas yang valid dengan maksud mengurangi jumlah pendukung yang akan diverifikasi faktual,” papar Naim.
Bukan itu saja, Naim bercerita bila beberapa LO Umar-Mappamadeng ditolak oleh PPS. Alasannya, bila yang bersangkutan tidak tercantum di SK tim paslon atau bukan warga daerah setempat.
“Terjadi intimidasi dan tekanan terhadap tim Umar-Mappamadeng dari PPS yang dilakukan oleh aparat pemerintah mengakibatkan banyak LO tim mundur,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Bone, Aksi Hamzah berujar, kalau mau memberikan aspirasi, sebaiknya Sabtu, 17 Februari, besok. Untuk hari ini, KPU Bone tidak menerima.
“Tidak boleh aspirasi di hari raya nasional. Hari ini, gong xi fa cai. Ada Undang-Undang yang mengatur dalam penyampaian aspirasi, yakni Undang-Undang nomor 16 tahun 1998, pasal 9 ayat 2,” tuturnya. (smd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *